Sama Seperti Manusia, Tupai Ternyata Satu-satunya Mamalia Penyuka Cabai

Namun, mengonsumsinya tentu akan menyebabkan rasa pedas yang tidak semua mamalia bisa mengatasinya.

Editor: khairunnisa
grid.id
Tupai 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebagian besar mamalia sepertinya akan lebih memilih untuk menghindari makan makanan pedas.

Capsaicin, zat kimia yang membuat cabai pedas memang bukanlah racun.

Namun, mengonsumsinya tentu akan menyebabkan rasa pedas yang tidak semua mamalia bisa mengatasinya.

Akan tetapi, rupanya beda cerita dengan chinese tree shrew atau tupai indochina ini.

Spesies ini diketahui sebagai satu-satunya mamalia selain manusia yang mampu memakan cabai.

792 Bacaleg Bakal Bersaing Rebut 55 Kursi DPRD Kabupaten Bogor

Peneliti di China menemukan mutasi genetik yang menyebabkan reseptor pada tupai tidak sensitif terhadap capsaicin atau tidak terlalu merasa kepedasaan saat makan cabai.

Pengamatan Lapangan

Yalan Han, peneliti dari University of Chinese Academy of Science memang telah mengetahui jika tupai indochina merupakan keluarga primata dan suka makan tanaman pedas di habitat mereka di hutan hujan tropus China Tenggara.

Tapi mengapa mereka bisa mengatasi rasa pedas itu?

Untuk menjawab rasa penasaran, peneliti menangkap 5 tupai liar dan 6 tikus liar, serta mengambil sampel dari Piper boehmeriaefolium, tanaman lokal yang kaya akan kandungan capsaicinoid.

Capsaicin kemudian disintesis dan disuntikan pada kedua grup hewan tersebut.

Sempat Melihat Kondisi Terkini Putri Denada, Feni Rose Sebut Kondisinya Menurun

Tim peneliti mengukur repsons rasa sakit hewan dengan mengamati berapa kali mereka menjilat bekas suntikan tersebut.

Tidak mengejutkan, tikus menjilati bekas suntikan lebih banyak dibandingkan dengan tupai.

Analisis otak juga menemukan bahwa tupai tidak makerasakan pedas yang intens setelah makan makanan pedas Ini, menurut peneliti, merupakan bentuk adaptasi genetik tupai.

Adaptasi itu memblokir reseptor di lidah dan di tempat lain dengan cara menghasilkan asam amino yang berbeda dan membuat capsaicin sulit mengikat reseptor.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved