Disekap Dukun 15 Tahun
15 Tahun Disimpan di Celah Batu, Penculikan Hasni Terungkap karena Kakaknya Keceplosan
Hasni ditemukan pada siang harinya,dengan kondisi sangat mempihatinkan, di balik batu besar, sekitar 100 meter dari rumah pelaku.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
"Nah dari situ ada tetangga yang mendengarnya. Lalu melapor ke polisi," katanya.
• Ditemukan Setelah 15 Tahun Hilang, Hasni Ingin Dikembalikan ke Celah Batu
• Begini Kondisi Celah Batu Tempat Hasni Disekap Dukun 15 Tahun, Ada Gundukan Tanah Mirip Kuburan
• Disembunyikan di Celah Batu Selama 15 Tahun, Hasni Diduga Berulang Kali Disetubuhi
“Setelah mendapat laporan warga, kami mengunjungi orangtua korban untuk sama sama melakukan penangkapan terhadap si pelaku,” kata Kapolsek Dakopamean Ipda Dickri Sukarjo.
Hasni ditemukan pada siang harinya,dengan kondisi sangat mempihatinkan.
Hasni disembunyikan di balik batu besar, sekitar 100 meter dari rumah pelaku.

“Ada ruangan kecil berukuran satu meter setengah kali satu meter setengah di dalam batu itu, dan ada tempat tidur berupa dipan yang terbuat dari anyaman bambu. Lokasinya di perbukitan tak jauh dari rumah pelaku,” jelasnya.
Menurut Dicki dari laporan warga, pelaku sering kali membawa anak gadis saat malam hari ke rumahnya.
• Ditemukan di Celah Batu, Wanita Ini Diduga Jadi Tumbal Praktik Dukun Selama 15 Tahun, Ini 5 Faktanya
• Wanita Ditemukan di Celah Batu Setelah Dikabarkan Hilang 15 Tahun, Polisi Ungkap Kebenarannya
Tetapi masyarakat tak pernah melihat gadis tersebut di siang hari.
“Jadi mungkin kalau malam pelaku membawa korban ke rumahnya. Sekitar subuh dini hari baru disembunyikan lagi ke dalam batu. Karena memang lokasinya tak jauh dari rumah pelaku,”urainya.
• Hanya Keluar Saat Malam, Seperti Ini Tempat Tidur Hasni di Celah Batu Selama 15 Tahun
Banyak warga dan keluarga menduga bahwa Hasni sudah menjadi korban pelecehan seksual oleh Jago.
Pasalnya, tak jauh dari lokasi penemuan Hasni ditemukan gundukan tanah menyerupai kuburan.
“Ada gundukan tanah mirip kuburan di sekitar lokasi penemuan korban. Tapi kita belum tau apakah itu kuburan atau bukan. Kami hanya menduga itu kuburan janin hasil pelecehan,” kata Nadir, tokoh pemuda Desa Galumpang.(*)