Sopir Truk Mengaku Diminta Bayar Rp 800 ribu, Ini Kata Kasatlantas Polresta Bogor Kota

Sopir truk tersebut sebelumnya mengaku diharuskan membayar uang Rp 800 ribu agar bisa melanjutkan perjalanan kembali.

Sopir Truk Mengaku Diminta Bayar Rp 800 ribu, Ini Kata Kasatlantas Polresta Bogor Kota
TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan
Truk ditahan di pos polisi Simpang Tol BORR, Kota Bogor karena kelebihan muatan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Afdhalul Iksan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo belum bisa memastikan soal pengakuan sopir truk yang menginap di Simpang Tol BORR, Bogor Utara, Kota Bogor.

Sopir truk tersebut sebelumnya mengaku diharuskan membayar uang Rp 800 ribu agar bisa melanjutkan perjalanan kembali.

Bramastyo mengatakan bahwa pengakuan sopir tersebut masih belum bisa dipertanggungjawabnkan.

"Belum bisa dipertanggungjawabkan kalau infonya setengah-setengah gitu," kaya Bram saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Selasa (21/8/2018).

"Jd kalau terbukti memang ada kelebihan dari besaran denda, kita pasti akan tindak," tambah Bram.

Sesuai UU No 22 Tahun 2009 denda maksimal yang dikenakan pada truk berlebih muatan sebesar Rp 500 ribu.

"Untuk truk minimal Rp 200 ribu denda tilangnya, kalau ada pelanggaran lain, bisa lebih mahal. Paling mahalnya nambah Rp 80 ribu sampai dengan Rp 150 ribu. Tergantung dia melanggar apalagi kang, lagian yang bayar itu juga nanti pengusaha atau yang punya truk itu, bukan sopirnya kang," sambung Bram.

Sopir truk yang ditilang, Kusnandar mengaku bahwa sempat ditawarkan untuk membayar sejumlah uang agar bisa kembali melanjutkan perjalanan.

"Saya juga ditawarin cuman kan gak ada uang, katanya sih uang damai begitu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved