Polemik Ratna Sarumpaet
Soroti Kejanggalan Kasus Ratna Sarumpaet, Mahfud MD Minta Fadli Zon Bertanggung Jawab
Mahfud MD yang sempat mengutuk kini menemukan kejanggalan atas kasus Ratna Sarumpaet, lantas meminta Fadli Zon bertanggungjawab
Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
"Itu kita kutuk, kalau benar terjadi. Tapi kalau hanya mainan politik ya pemainnya yang kita kutuk.
Saya baru ketemu seorang dokter ahli bedah. Katanya, luka di kanan kiri kelopak mata agak aneh krn sama. Kita tunggu saja perkembangannya," lanjut Mahfud MD.
• Fahri Hamzah ke Tompi: Luar biasa, Siapa Dokter Bedah yang Gagal Mengoperasi Ratna Sarumpaet Itu Ya?
Mahfud MD enggan menyebut kasus Ratna Sarumpaet ini rekayasa, pasalnya ia hanya mendapatkan informasi dari salah seorang dokter bedah yang ia temui.
"Memang, makanya dokter itu bilang aneh, bukan bilang rekayasa," tulis Mahfud MD.
Lebih lnajut, Mahfud MD tetap bersikukuh ia akan tetap pada pendiriannya, yakni mengutuk pelaku penganiayaan Ratna Sarumpaet kalau berita tersebut benar.
Serta mengutuk orang-orang lainnya jika ini hanya rekayasa mainan politik.
Mahfud MD juga meminta polisi agar memriksa dua kemungkinana ini hingga tuntas dan menangkap para pelaku.
"Sy tetap pd pendirian: jika @RatnaSpaet benar dianiaya sekeji itu, ya, kita kutuk pelakunya dan polisi hrs menangkapnya.
Tp kalau itu rekayasa mainan politik ya kita kutuk perekayasanya dan polisi hrs memeriksanya," tulis Mahfud MD.
Berkali-kali juga Mahfud MD berkata demikian ketika ditanay netizen perihal kasus Ratna Sarumpaet.
• Fahri Hamzah ke Tompi: Luar biasa, Siapa Dokter Bedah yang Gagal Mengoperasi Ratna Sarumpaet Itu Ya?
Setelah itu, tiba-tiba Mahfud MD menyebut nama Fadli Zon ikut terlibat dalam kasus ini.
Pasalnya, menurut Mahfud, Fadli Zon bertanggungjawab karena dialah yang pertama kali menyiarkan mengenai penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet.
Fadli Zon juga, menurut Mahfud MD tahu mengenai keberadaan Ratna Sarumpaet.
Lebih lanjut, Mahfud MD mmeberikan sindiran kepada Fadli bahwa Hari hak untuk Tahu belum lewat seminggu untuk dirayakan.
"Kita berharap Polri segera menjelaskan kasus apa ini.
Kita juga berharap Fadli Zon bertanggungjawab utk mengclearkan kasus ini krn cuitan dialah yg menyiarkan penganiayaan thd Ratna. Dia jg tahu dimana Ratna kini berada.
Mumpung Hari Hak utk Tahu belum lewat seminggu dirayakan," tulis Mahfud MD.(*)
