Pilpres 2019

Masuk Koalisi Prabowo-Sandi, 2 Parpol Ini Akui Sebagian Kadernya Masuk Basis Jokowi-Ma'ruf

ada juga yang membelot memberikan dukungan secara terang-terangan masuk dalam basis kubu Jokowi-Maruf Amin

Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
Twitter/kolase
Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Maruf Amin 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Jelang pemilihan presiden (Pilpres 2019) koalisi kubu Prabowo-Sandi 'pecah' suara.

Partai yang menyatakan diri mendukung Pasangan nomor urut 02 itu rupanya banyak kadernya yang membelot.

Sejumlah kader partainya malah mendukung kubu rivalnya yakni Jokowi-Ma'ruf Amin untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2019.

Dua Partai yang belakangan diketahui tidak seluruh kadernya mendukung pasangan Prabowo-Sandi yakni PAN dan Demokrat.

Hal inipun diakui oleh kedua elit partai politik besutan Amien Rais dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief dan Sekjen Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno mengakui ada

Sejumlah kader PAN dan Demokrat terutama yang berada di daerah akan fokus dengan targetnya masing-masing.

Bahkan, ada juga yang membelot memberikan dukungan secara terang-terangan masuk dalam basis kubu Jokowi-Maruf Amin.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan mengakui tak semua calegnya akan ikut menyosialisasikan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam kampanye Pilpres 2019.

Sebab, ada sejumlah daerah yang merupakan basis pendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Saya pikir semua partai punya permasalahan yang sama. Tidak mungkin ada yang 100 persen," kata Syarif mengutip Kompas.com, Jumat (19/10/2018).

Timses Sebut Hasil Survei Jokowi Bisa Capai 70 Persen Khayalan, Ruhut Sitompul: Kau Permalukan SBY

Syarif meyakini, tak ada parpol yang calegnya solid 100 persen untuk mendukung pasangan yang diusung partainya di pilpres.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sekalipun, menurut dia, tidak mungkin semua calegnya solid mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"PDI-P juga enggak 100 persen. Sama saja. Tinggal persentasenya saja yang beda," kata Syarif.

Oleh karena itu, menurut Syarif, Demokrat sudah memetakan daerah mana saja yang merupakan basis Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved