Mahasiswa HIMAIKO IPB Gelar Simposium Nasional Dengan Tema Smart Era, Smart Family

Peserta simposium dihadiri oleh finalis LKTI, Esai, dan peserta umum symposium dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan
Simposium nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Keluarga dan Konsumen (HIMAIKO) Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK), Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Simposium nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Keluarga dan Konsumen (HIMAIKO) Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK), Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) berlangsung meriah dengan kehadiran 3 pembicara hebat yang mengemukakan beberapa topik tentang problem yang dihadapi di era digital.

Peserta simposium dihadiri oleh finalis LKTI, Esai, dan peserta umum symposium dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Mereka sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh tiga pembicara, yakni Ketua Penggiat Keluarga (GIGA), Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si mengemukakan tentang "Strategi Keluarga Masa Kini Menghadapi Tantangan Globalisasi di Era Digital."

Tak hanya Sunarti, pembicara kedua Pengurus Harian YLKI, Sudaryatmo, S.H pun tak kalah menarik mengenai paparannya tentang "Konsumen Cerdas di Era Digital"

Kemudian dilanjutkan dengan pembicara ketiga yaitu Mona Ratuliu & Indra Brasco yang merupakan Penulis Buku "ParentThink"

Ketua panitia, Family and Consumer Sciences National Competition and Symposium (FANTASY) 2018, Wahyu Wulaningsih mengatakan simposium nasional ini bagian dari sebuah acara berskala nasional yang memiliki 3 rangkaian acara perlombaan LKTI, Esai dan fotografi.

Untuk hari ini adalah acara simposium dengan mengusung tema SMART ERA, SMART FAMILY yaitu adaptasi keluarga zaman now untuk kehidupan keluarga yang lebih baik.

"Untuk LKTI ini diikuti delapan universitas di Indonesia dan untuk Symposium ini dibuka umum, mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia dan juga para dosen pembimbing," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com saat ditemui, di Auditorium Sumardi Sastrakusumah, kampus IPB Dramaga, Sabtu (20/10/2018).

Adapun tujuan FANTASY 2018 kata dia, untuk mewadahi ide-ide dari pemuda-pemuda Indonesia yang kritis terhadap perkembangan keluarga dan juga konsumen.

"Tujuan kami juga ingin memperkenalkan lembaga konsumen dan juga departemen satu-satunya yang ada Indonesia yang berfokus pada perkembangan keluarga, anak untuk mewadahi ide-idenya," bebernya

Ia pun turut bangga dengan terselenggaranya simposium nasional yang melibatkan banyak pihak.

Sejak awal diselenggarakan pada Kamis (18/10/2018) antusiasme peserta sudah mulai terasa dari beberapa rangkaian yang diadakan.

"Tiga hari acaranya tanggal 18 itu pesertanya datang kesini kebetulan kita presentasi perlombaan yang sebelumnya itu kita juga membuka pendaftaran abstrak dan wallpaper di bulan Juli, puncaknya adalah Oktober ini presentasi disini besok terakhir," terangnya.

Terpisah, Guru Besar Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga IPB,
Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si mengapresiasi kegiatan dari Himaiko IPB, Departemen IKK karena mahasiswa berusaha mengoptimalkan apa yang sudah diperoleh dari kampus IPB.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved