Penutup Semarak FMP, Merah Putih Night Run 2025 Jadi Pembuktian Dedie Rachim Lari Malam Hari

Dedie Rachim turut merasakan pengalaman berlari di lintasan sejauh 4,7 km yang dimulai dari Botani Square - jalur Sistem Satu Arah

Istimewa/Pemkot Bogor
MERAH PUTIH NIGHT RUN -- Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menutup kegiatan Festivak Merah Putih 2025 lewat kegiatan Merah Putih Night Run, Jumat (29/8/2025) malam. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bogor, Dedie A Rachim menutup kegiatan Festival Meral Putih (FMP) lewat kegiatan Merah Putih Night Run 2025, yang digelar di Mall Botani Square, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Jumat malam (29/8/2025). 

Kegiatan ini menjadi puncak penutup rangkaian Festival Merah Putih (FMP) 2025 yang berlangsung selama sebulan penuh di Bulan Agustus. 

Dedie Rachim turut merasakan pengalaman berlari di lintasan sejauh 4,7 km yang dimulai dari Botani Square - jalur Sistem Satu Arah (SSA) - kembali ke Botani Square. 

Sebanyak 3.047 peserta mengikuti kegiatan ini. Berdasarkan data, sekitar 70 persen peserta lari di antaranya berasal dari luar Kota Bogor, termasuk Jabodetabek, Sulawesi, Sumatra, hingga Malaysia mengikuti kegiatan ini. 

Dedie Rachim juga menyoroti kondisi Indonesia yang saat ini  tengah menghadapi situasi penuh keprihatinan.

Ia berharap kegiatan yang melibatkan ribuan masyarakat ini bisa menjadi penyemangat dan pemupuk optimisme bersama. 

“Di tengah situasi Indonesia yang sedang prihatin, mudah-mudahan ini tetap memberi semangat dan optimisme bahwa segala rintangan dan cobaan insyaallah ada jalan keluarnya,” ujar Dedie Rachim

Ketua Panitia FMP 2025, Benyamin Mbo’oh, mengatakan bahwa Merah Putih Night Run adalah kegiatan lari pertama yang diadakan oleh FMP.

Hal ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang menjadi spirit dari FMP.

Ia juga menambahkan bahwa rencananya kegiatan ini akan diupayakan menjadi agenda rutin  tahunan, karena tingginya antusiasme masyarakat dan kegiatan ini membantu dalam meningkatkan nilai pariwisata di Kota Bogor

“Spirit dari FMP adalah kolaborasi, kebersamaan, dan gotong royong. Hasilnya, event ini berhasil sesak dengan antusiasme luar biasa. Inilah bentuk nyata bagaimana kolaborasi bisa menghadirkan event terbaik sekaligus meningkatkan pariwisata Kota Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, Projek Manager Papdoms Group, Utha, menyampaikan bahw kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara FMP dengan Papdoms Group sebagai komunitas. 

Ia menuturkan bahwa pemilihan konsep lari malam bertujuan memberi pengalaman berbeda bagi peserta.

“Kami memilih malam hari agar peserta dapat menikmati keindahan Kota Hujan dengan lintasan sepanjang 4,7 km. Ke depan kami berharap dapat terus berkolaborasi dan merangkul berbagai segmen dan elemen demi kemajuan Kota Bogor,” ungkapnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved