Bukan WR Supratman, Ini Penyanyi Pertama Lagu Indonesia Raya di Hari Sumpah Pemuda
Meski diciptakan WR Suprtaman, naytanya lagu Indonesia Raya ini justri dinyanyikan oleh orang lain yang seorang wanita bernama Dolly Salim
“Merdeka…Merdeka”. Ancaman represi dari pemerintah kolonial Belanda menyebabkan Supratman harus menggubah lirik asli yang mencantumkan kata “merdeka.”
• Cucu Bung Hatta Ungkap Masih Punya Hubungan Saudara dengan Sandiaga - Begini Silsilah Keluarganya
“Saudara-saudara, lagu ini kita ucapkan dengan perkataan mulia, walau kita tahu sama tahu soal ini,” ujar Supratman sebagaimana diungkapkan Dolly.
Dolly pun menyanyikannya dengan suara keras: “Indones… Indones… mulia… mulia…!”
Dolly melafalkan lirik lagu itu di luar kepala.
Setelah usai, tepuk tangan pun menggemuruh memenuhi gedung yang bersejarah itu.
Dan nama Dolly Salim, sejak saat itu disebut-sebut sebagai pelantun pertama lagu Indonesia Raya.
• Pilih Maia Estianty, Begini Kabar Desy Ratnasari yang 8 Tahun Pacaran dengan Irwan Danny Mussry
Sejarah Lagu Indonesia Raya
Lagu ini di zaman Belanda sempat menghebohkan, tahun 1930 Indonesia Raja dilarang dinyanyikan umum, karena dianggap mengganggu ketertiban dan keamanan.
Supratman diinterogasi dan ditanya mengapa memakai kata “merdeka, merdeka”.
Dia menjawab kata-kata itu diubah pemuda lainnya, sebab lirik aslinya “moelia, moelia”. Protes pun berdatangan, sampai volksraad turun tangan.
Akhirnya lagu Indonesia Raya minus lirik “merdeka, merdeka” boleh dinyanyiakn, asal dalam ruangan tertutup!
Menjelang ujung umurnya, setelah menciptakan lagu Dari Barat Sampai ke Timur, Bendera Kita, Ibu Kita Kartini dan lainnya, Supratman pada 7 Agustus 1938 ditangkap Belanda di Surabaya, gara-gara lagunya Matahari Terbit yang dianggap mengandung “simpati” terhadap Kekaisaran Jepang.
Lagu itu pun dilarang diperdengarkan di muka umum. Tak lama kemudian, W.R. Supratman yang dinyatakan ekstrem ini wafat.
Jepang menduduk Indonesia tahun 1942. Lagu Indonesia Raya segera dilarang dikumandangkan, walau sebelumnya Jepang sempat mengudarakan lagu ini lewat Radio Jepang – untuk mengambil hati “saudara mudanya”.
Tapi setelah merasa kedudukannya goyah, Jepang membentuk Panitia Lagu Kebangsaan pada tahun 1944.
• Kader Gerindra Tulis Surat Terbuka Mengaku Cucu Bung Hatta, Anak Bung Hatta: Carmuk Cari Kesempatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/wr-supratman-pencipta-lagu-indonesia-raya-dan-dolly-salim-penyanyi-pertama-lagu-indonesia-raya_20181028_105533.jpg)