2 Sekolah di Kota Bogor Jadi Korban Pencurian Komputer, Pihak Sekolah Perketat Pengamanan

Kasus pencurian komputer di SMPN 17 Bogor dan SMKN 4 Bogor, belum terungkap siapa pelakunya.

Tayang:
Penulis: Sachril Agustin Berutu | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
SMKN 4 Kota Bogor kemalingan komputer Jumat (9/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Kasus pencurian komputer di SMPN 17 Bogor dan SMKN 4 Bogor, belum terungkap siapa pelakunya.

Hal ini dikatakan pihak sekolah ketika didatangi TribunnewsBogor.com ke sekolahnya masing-masing.

Wakil Kepala Sekolah Hubungan industri dan Masyarakat SMK Negeri 4 Kota Bogor, Arief Rudiana mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

"Belum lama, dua security kami dipanggil untuk dimintai keterangan. Kami pun belum dihubungi kembali. Kasus ini sepertinya masih dalam pengembangan polisi," katanya, di SMKN 4 Bogor, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (13/11/2018).

Ia menambahkan, meski belum dihubungi kembali, namun dirinya mengapresiasi kerja polisi.

"Sebelum kami melapor ada pencurian di SMKN 4 Bogor, polisi sebenarnya sudah datang duluan ke sini (SMKN 4 Bogor) untuk melakukan olah TKP," jelasnya.

Muzdalifah Mantan Istri Nassar Pamer Pacar Brondong Usia 25 Tahun, Teman Lama Berubah Jadi Cinta

Hal yang sama diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMPN 17 Bogor, Jainudin.

Jainudin mengatakan, polisi belum menghubungi kembali atas kasus pencurian komputer yang terjadi di SMPN 17 Bogor pada Jumat (2/11/2018) lalu.

Lanjutnya, belum lama ini juga, polisi baru memanggil security SMPN 17 Bogor untuk dimintai keterangan.

"Belum ada kelanjutan dan kami masih menunggu dari kepolisian. Katanya, kami masih harus menunggu karena masih dalam penyelidikan dan pengembangan," ungkap Jainudin.

Pengamanan Ekstra

SMKN 4 Bogor dan SMPN 17 Bogor akan melakukan pengamanan lebih, agar kejadian pencurian ini tidak terulang kembali.

Wakil Kepala Sekolah Hubungan industri dan Masyarakat SMK Negeri 4 Kota Bogor, Arief Rudiana mengatakan, tadi pagi, baru dilakukan rapat dengan Kepala Sekolah, guru, security, dan stakeholder terkait.

"Tadi dilakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi agar tidak kejadian ini tidak terulang lagi. Beberapa hal akan dilakukan," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved