Breaking News:

Mayat Dalam Drum

Polisi Ungkap Lokasi Tersangka Pembunuh Dufi Diketahui Karena Hal Ini

Polda Metro Jaya (PMJ) berhasil menangkap pelaku yang diduga pembunuh dari Abdullah Fithri Setiawan, alias Dufi, pada Selasa (20/11/2018) lalu.

TRIBUNNEWS/VINCENTIUS JYESTHA
Dufi dimakamkan di TPU Budi Dharma, Semper, Jakarta Utara, Senin (19/11/2018). Dufi sebelumnya ditemukan tewas dalam drum plastik berwarna biru di Kawasan Industri Kembang Kuning, Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Aparat kepolisan dari satuan Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) berhasil menangkap pelaku yang diduga pembunuh dari Abdullah Fithri Setiawan, alias Dufi, pada Selasa (20/11/2018) lalu.

Berdasarkan keterangan resmi Kabid Humas PMJ, Kombes Argo Yuwono, tersangka tersebut bernama M Nurhadi (35), ditangkap di bilangan Bantar Gebang, Bekasi.

Adik kandung almarhum Dufi, yang mendatangi PMJ untuk memberikan sejumlah keterangan pada Selasa malam (20/11/2018) kemarin, mengetahui hal penangkapan itu berkat penelusuran sinyal ponsel milik Dufi yang digunakan Nurhadi.

"Polisi sempat memberi tahu, polisi melakukan penggarebekan pada saat HP yang digunakan almarhum digunakan tersangka," ujar Ramdhani di kediaman duka, cluster Catalina, Medang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (21/11/2018).

Penelusuran jejak sinyal ponsel pintar Galaxi Note 3 itu berbuah titik terang lokasi M Nurhadi yang akhirnya digelandang ke Mapolda.

Ramdhani tidak mengetahui lebih jelas kapan terakhir penggunaan ponsel Dufi oleh tersangka.

Menurutnya, ketika Jumat (16/11/2018) lalu, Dufi berangkat kerja, siangnya, pihak keluarga sudah tidak dapat menghubunginya, atau tidak aktif.

"Jadi melalui keberadaan handphone, polisi menyisir dan menangkap pelaku berdasarkan sinyal handphone," jelasnya.

Diketahui, ponsel dan laptop yang dibawa berangkat kerja almarhum Dufi, ikut hilang bersama mobil putih yang belum lama dimilikinya.

Pada saat pemanggilan ke Mapolda, Ramdhani bersama istri dan anak korban hanya ditunjukkan sejumlah kartu identitas, KTP, SIM A, SIM C, NPWP dan dua buku tabungan.

"Handphone sama laptop enggak dikasih unjuk," ujarnya.

Ramdhani yang mewakili keluarga, pun berharap polisi bisa menuntaskan kasus tersebut sampai mengetahui modus dan motifnya.

"Biarkanlah pihak kepolisian yang menyelesaikan tugasnya," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Polisi Ketahui Keberadaan Tersangka Pembunuh dari Jejak Sinyal Ponsel Dufi

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved