Mayat dalam Drum

Rekontruksi Pembunuhan Dufi dalam Kontrakan Klapanunggal Bogor, Warga Penasaran Lihat Pelaku

Rekonstruksi di lokasi ini lebih banyak dilakukan di dalan kontrakan yang merupakan lokasi pembunuhan itu terjadi.

Rekontruksi Pembunuhan Dufi dalam Kontrakan Klapanunggal Bogor, Warga Penasaran Lihat Pelaku
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Rekontruksi pembunuhan Dufi di kontrakan salah satu pelaku di Kampung Bubulak, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Rekonstruksi pembunuhan terhadap Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi dilakukan hari ini di Bogor, Senin (10/12/2018).

Pantauan TribunnewsBogor.com, sekitar pukul 10.00 WIB para pelaku tiba di lokasi pembunuhan yakni di kontrakan salah satu pelaku di Kampung Bubulak, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Pelaku utama MN datang menggunakan mobil patroli Polsek Klapanunggal secara terpisah.

Kemudian dua pelaku lain yakni S dan D datang menggunakan mobil inova putih milik almarhum Dufi yang merupakan barang bukti sekaligus digunakan dalam rekontruksi.

Rekonstruksi di lokasi ini lebih banyak dilakukan di dalan kontrakan yang merupakan lokasi pembunuhan itu terjadi.

Sayang, karena akses jalan lokasi kontrakan yang sempit, wartawan tidak diperkenankan lebih dekat dengan kamar kontrakan tersebut.

Jalan Kampung Bubulak pun sementara ditutup oleh kepolisian dengan diberi garis polisi.

Warga pun berbondong-bondong datang dan berkumpul di belakang garis polisi.

Saat para pelaku yang berpakaian tahanan ini dikeluarkan dari mobil, warga langsung riuh melihatnya.

Hal yang sama ketika para pelaku ini kembali memasuki mobil usai rekontruksi dari dalam kontrakan.

"Saya mah pengen liat aja, pelakunya, karena warga lain juga rame di sini," kata salah satu warga, Ma'sum (40) kepada TribunnewsBogor.com, Senin (10/12/2018).

Polisi juga tampak membawa drum plastik warna biru untuk digunakan dalam rekonstruksi tersebut dan alat lainnya.

Rekonstruksi terpantau dilakukan sekitar 1 jam sampai akhirnya aparat kepolisian dari Polsek Klapanunggal meninggalkan lokasi dan warga membubarkan diri.

Diketahui, rekonstruksi dilanjut ke lokasi lainnya yakni di Cileungsi tempat pembuangan barang-barang milik korban dan di Klapnunggal tempat pembuangan mayat Dufi dengan menggunakan drum.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved