Mafia Bola

Fakta Terbaru Kasus Pengaturan Skor, Mbah Putih Diperlakukan dengan Baik

Dedi Prasetyo menjelaskan saat ini Mbah Putih sedang dalam perjalanan menuju ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan

Tayang:
Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews.com/Ist
Anggota Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Mbah Putih, ditangkap dirumahnya pada Jumat (28/12/2018). Berikut fakta dan tanggapan terbarunya. 

Sebab, jika sedang dalam kondisi sakit, Mbah Putih diminta untuk membawa obat pribadi.

"Sempat menanyakan, kalau sakit diminta membawa obat-obat pribadi. Namun, papa memang tidak dalam kondisi sakit," sebut Berlandika.

Saat meninggalkan rumah bersama petugas Satgas Antimafia, ayahnya juga membawa pakaian ganti.

"Petugas juga menyampaikan makan dan tidurnya papa dijamin," kata Berlandika.

Sampai dengan saat ini, kata dia, keluarga belum mendapat informasi terkait status Dwi Irianto.

"Tadi hanya menunjukkan surat penangkapan, tetapi tidak bilang status papa. Sampai sekarang, kami juga belum tahu, masih menunggu seperti apa perkembangannya," ujar Berlandika.

3. Tanggapan Edy Rahmayadi

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018).
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018). (MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM)

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi menyampaikan tanggapan atas penangkapan salah satu anggota Exco, Johar Lin Eng, terkait kasus pengaturan skor.

Melalui keterangan tertulisnya, Edy menyatakan PSSI menghormati dan mengikuti proses hukum yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia terkait pemeriksaan Johar.

Edy menyebut hal ini sebagai upaya komitmen PSSI terkait penyelesaikan masalah penyuapan, pengaturan skor, match fixing, dan lain-lain.

"PSSI akan selalu berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia terkait masalah ini. Kami mendukung dan tetap berkomitmen untuk menyelesaikan masalah match fixing ataupun match manipulation," ujar Edy.

"Kami akan ikuti semua proses hukumnya," kata Edy.

"Terkait status pak Johar, kami menyerahkan penuh pemeriksaan kepada kepolisian. PSSI juga menghargai proses pemeriksaan yang dilakukan Komite Disiplin terkait semua kasus pengaturan skor dan lain-lain," tambahnya.

4. Keterlibatan Wasit

Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya melalui Satuan Tugas Anti-Mafia Bola menyatakan masih mendalami keterlibatan wasit dalam skandal pengaturan skor pada Liga 2 dan Liga 3 2018 oleh beberapa pihak yang dianggap berpengaruh dalam dunia sepakbola Indonesia.

Informasi itu disampaikan oleh Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Dari P, J mengetahui wasit yang dapat diajak bekerja sama untuk mengatur jalannya pertandingan.

"P ini mantan komisi wasit, P tahu ada 35 wasit dan tidak semua dapat diajak berkompromi. Untuk klub yang sudah komunikasi dengan J, dia tinggal menentukan wasitnya siapa," sebut Kombes Pol Argo Yuwono.

Walau demikian, Polda Metro Jaya belum dapat memastikan ada sindikat yang mengatur skor untuk Liga 2 dan Liga 3 Sepakbola 2018.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta dan Tanggapan Terbaru Kasus Suap dan Pengaturan Skor, Mbah Putih Diperlakukan Baik,

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved