Air Berwarna Oranye Terlihat di Sekitar Gunung Anak Krakatau, Bagian Gunung Sudah Hilang Setengahnya

berkurangnya ketinggian Gunung Anak Krakatau disebabkan proses pembentukan tubuh gunung api yang disertai erupsi.

Air Berwarna Oranye Terlihat di Sekitar Gunung Anak Krakatau, Bagian Gunung Sudah Hilang Setengahnya
Twitter James Reynolds @EarthUncutTV
Kondisi terkini Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda 

Sebagai catatan, Pulau Sertung berada di ketinggian 182 meter sementara Pulau Panjang ada di ketinggian 132 meter di atas permukaan laut.

"Berkurangnya volume tubuh GAK diperkirakan karena adanya proses rayapan tubuh gunung api disertai laju erupsi yang tinggi pada 24 sampai 27 Desember 2018," papar PVMBG.

Keunikan Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Awannya Terputus, Kawah Pun Menghilang

Lihat Anak Krakatau Meletus dan Terjebak Tsunami, Puji, Nelayan Lampung Selamat Usai Renang 16 Jam

Menurut pengamatan PVMBG, saat ini GAK mengeluarkan letusan impulsif.

Artinya, sesaat setelah GAK meletus tidak nampak asap keluar dari kawah.

Pengamatan sebelumnya pada Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 23.00 terjadi letusan dengan onset tajam dan tampak letusan Surtseyan di sekitar permukaan air laut.

Letusan Surtseyan terjadi karena magma yang keluar dari kawah GAK bersentuhan dengan air laut dan strombolian (semburan lava pijar dari magma yang dangkal).

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho memposting kondisi terkini Gunung Anak Krakatau.

Dalam postingan tersebut, terdapat video yang diambil oleh seorang jurnalis asing bernama James Reynolds.

Dalam video terlihat kondisi air di sekitar Gunung Anak Krakatau berwarna oranye kecokelatan.

Air oranye kecokelatan tersebut tampak terpisah dengan air laut.

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved