Tahun Kelulusan Jokowi di SMAN 6 Surakarta Dipertaruhkan, Gibran Jadi Penengah

Netizen berdebat dan bersikukuh bahwa Jokowi bukan lulusan SMA Negeri 6 Surakarta, karena di tahun itu, menurutnya sekolah tersebut belum ada

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Twitter/Kompas.com
Cuitan netizen yang meragukan bahwa Jokowi merupakan lulusan SMA Negeri 6 Surakarta 

Awalnya, masih satu dengan SMA Negeri 5, yang letaknya memang berdekatan.

Saat Joko remaja masuk SMA 6 tahun 1978, baru saja berubah status.

"Jokowi adalah angkatan pertama dan lulusan pertama tahun 1980," ujar Slamet Suripto guru fisika yang selama tiga tahun mengajari Jokowi.

Jokowi Disoraki

Calon Presiden RI nomor urut 02, Prabowo Subianto memaparkan visi misi-nya dalam Pidato Kebangsaan yang dilakuka di hadapan ribuan pendukungnya, Senin (15/1/2018).

Pidato Kebangsaan yang dilakukan di Jakarta Convention Center (JCC) juga dihadiri oleh para tokoh politik dari partai pendukung.

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memaparkan visi misi sebagai capres dan cawapres, sekaligus meminta mandat dari rakyat Indonesia agar mendukungnya saat Pilpres 2019.

Dalan Pidato Kebangsaan-nya, Prabowo Subianto ingin Indonesia menjadi negara yang kekal, kuat, aman, adil dan rakyatnya makmur.

"Untuk melaksanakan pekerjaan kita yang besar ini, kami bertekad akan menyusun barisan putra putri terbaik Bangsa Indonesia. Kami tak akan memandang latar politik, etnis, warna baju politiknya. Kalau InsyaAllah kami mendapat mandat, kami akan mengajak untuk berabung dalam barisan ini, dalam pemerintahan ini dari semua kalangan bahkan kalua perlu dari parta-partai sekarang yang mungkin bersebrangan dengan kita," ucapnya dalam tayanan ulang Pidto Kebangsaan Indonesia Menang yang diunggah channel YouTube TV One.

Prabowo Subianto menjelaskan, ia ingin mengajak orang-orang dari kubu petahana untuk bergabung dan bekerja sama untuk Indonesia.

"Saya yakin dalam barisan PDIP banyak patriot-patriot yang hebat, di dalam barisan Golkar banyak patriot yang baik, dalam partai-partai yang lain juga begitu banyak orang baik. Kita ajak mereka semua bekerja untuk rakyat," ucapnya.

Prabowo Subianto juga meminta kepada para pendukungnya untuk tidak mengejek dan menghardik lawan politik.

Capres Prabowo Subianto didampingi cawapres Sandiaga Uno saat menyampaikan pidato kebangsaan di Plennary Hall, JCC, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).
Capres Prabowo Subianto didampingi cawapres Sandiaga Uno saat menyampaikan pidato kebangsaan di Plennary Hall, JCC, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019). (Tribunnews.com/ Rizal Bomantama)

Untuk mewujudkan cita-citanya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan memilih putra putri terbaik yang cerdas dan memiliki integritas, jujur dan cinta kepada rakyat Indonesia.

Bila Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, mereka akan meneruskan semua pekerjaan dan prestasi yang dilakukan presiden sebelumnya.

 Prabowo Sebut Gaji Dokter Lebih Rendah dari Tukang Parkir, Tompi : Mungkin yang Dimaksud Asistennya

 Prabowo Subianto: Intelijen Jangan Intelin Mantan Presiden, Kalau Mantan Pangkostrad Gak Apa-Apa

Bahkan secara jelas ia menyebut juga akan melanjutkan apa yang telah dilakukan olen Presiden Jokowi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved