Sebanyak 17 Tersangka Kasus Narkoba Di Bogor Diamankan, Rata-Rata Peredaran dengan Sistem Terputus

Bahkan, kata dia, antara bandar, pengedar dan pengguna narkoba tidak mengenal satu sama lain saat bertransaksi.

Sebanyak 17 Tersangka Kasus Narkoba Di Bogor Diamankan, Rata-Rata Peredaran dengan Sistem Terputus
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Total barang bukti yang diamankan berupa 392 gram sabu, 2,2 kg ganja dan sekitar 1.500 butir obat-obatan keras, dipamerkan dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Rabu (13/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam Wijaya, mengatakan bahwa ke-17 pelaku pengedar dan juga bandar narkoba dari berbagai jenis jaringan yang ditangkap beberapa hari ini kerap beroperasi dengan sistem terputus.

"Sistem terputus, komunikasi terputus. Barang ditaruh di suatu tempat baru diambil. Tempatnya ditentukan bebas, tidak di situ mulu," Andri di Mapolres Bogor, Rabu (13/3/2029).

Bahkan, kata dia, antara bandar, pengedar dan pengguna narkoba tidak mengenal satu sama lain saat bertransaksi.

Transaksi dilakukan bisa melalui online mau pun manual.

"Modusnya ada yang online dan manual. Antara pengedar, pengguna dan pengendali tidak saling mengenal tapi saling percaya," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, ke-17 tersangka berhasil diamankan dalam dua pekan terakhir dari 16 kasus yang berhasil di ungkap di wilayah hukum Polres Bogor.

Andri menuturkan bahwa total barang bukti yang diamankan berupa 392 gram sabu, 2,2 kg ganja dan sekitar 1.500 butir obat-obatan keras.

Ia juga menjelaskan bahwa di wilayah Kabupaten Bogor masih ada beberapa kasus yang masih dalam pengembangan.

"Mayoritas pelaku umur 20 sampai 40 tahun. Dikenakan pasal UU 35 tahun 2009 pasal 112, 111, 114, 132, 131 dengan UU kesehatan. Ancamannya ada yang 15 tahun (penjara), ada yang 10 tahun, dendanya 1,5 Miliar," katanya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved