Pilpres 2019

Erwin Aksa Keponakan Jusuf Kalla Diberhentikan dari Golkar Karena Dukung Prabowo-Sandiaga Uno

Keputusan Erwin Aksa dinilai oleh DPP Partai Golkar bertentangan dengan amanat keputusan tertinggi partai.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memberhentikan Erwin Aksa dari jabatannya sebagai Ketua Bidang Koperasi dan UKM. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sosok Erwin Aksa yang menjabat sebagai Ketua Bidang Koperasi dan UKM di DPP Partai Golkar, akhirnya resmi diberhentikan. 

Pemberhentian tersebut merespon terkait dukungan Erwin Aksa yang menyatakan mendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 di Pilpres 2019

Keputusan Erwin Aksa dinilai oleh DPP Partai Golkar bertentangan dengan amanat keputusan tertinggi partai. 

Dikutip dari laman Kompas.com, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memberhentikan Erwin Aksa dari jabatannya sebagai Ketua Bidang Koperasi dan UKM.

Keputusan itu dibuat setelah Erwin Aksa menyatakan dukungan terhadap pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

"Dalam merespons peristiwa serta dinamika yang berkembang, perlu kami infokan bahwa DPP Partai Golkar telah mengambil keputusan, pemberhentian Saudara Erwin Aksa dari posisi DPP Partai Golkar sebagai Ketua Bidang Koperasi dan UKM," ujar Ketua DPP Partai Golkar bidang Media dan Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily, saat memberikan keterangan di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (19/3/2019).

Disodori Foto Artis Indonesia, Bule Jerman Lebih Pilih Nikahi Luna Maya: Syahrini untuk Pacaran Saja

Anissa Trihapsari Punya Cucu Pertama, Pernikahannya dengan Ari Sigit Cucu Soeharto Kandas Karena Ini

Ace mengatakan keputusan memberhentikan Erwin Aksa bertujuan untuk menjaga marwah partai dan melaksanakan amanat Munaslub Partai Golkar pada 20 Desember 2017.

Salah satu amanat Munaslub adalah mendukung Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019 mendatang.

Di sisi lain, kata Ace, sikap Erwin bertentangan dengan amanat tertinggi forum pengambilan keputusan di Partai Golkar.

"Setiap kader dan pimpinan partai di seluruh Indonesia wajib mengikuti dan menjalankan keputusan forum tertinggi dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati," kata Ace.

Keputusan pemberhentian Erwin Aksa mulai berlaku sejak Selasa (19/3/2019).

Prabowo Digugat Rp 1,5 M Soal Selang Cuci Darah, Ini Deretan Faktanya

Hasil Survei Terbaru Litbang Kompas - Jokowi-Maruf 49,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 37,4 Persen

Posisi Erwin digantikan oleh Andi Rukman, caleg DPR untuk daerah pemilihan Jakarta Utara.

Sebelumnya, Erwin secara terbuka menyatakan dukungan untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla ini menyatakan dukungannya setelah banyak pemberitaan mengenai kehadirannya dalam debat ketiga terakhir untuk mendukung Sandiaga.

"Terkait pilihan saya untuk calon presiden dan calon wakil presiden 2019-2024, perlu saya sampaikan bahwa memang betul saya mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Pilihan saya ini saya sadari tidak sejalan dengan pilihan Partai Golkar di mana saya bernaung saat ini," ujar Erwin melalui keterangan tertulis, Selasa (19/3/2019).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved