Breaking News:

Pembunuhan Pendeta

Sebelum Tewas, Ini Permohonan Terakhir Calon Pendeta Muda Kepada Pelaku

Sebelum tewas , calon pendeta muda ini ucapkan kata-kata terakhir sambil memohon kepada Pelaku

AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Menembus TKP Tempat Ditemukannya Mayat Calon Pendeta Melinda Zidemi, Rabu (27/3). 

Bahkan, Hendri dan Nang hanya bisa duduk di kursi roda saat Kapolda Sumsel menggelar rilis pengungkapan kasus pembunuhan itu, pada Jumat (29/3/2019) kemarin.

 5 Fakta Melinda Zidemi, Calon Pendeta Diduga Tewas Diperkosa di Kebun Sawit: Akan Menikah 2019

 Pelaku Pembunuhan Calon Pendeta Cantik Ditembak Polisi, Korban Dicabuli saat Sedang Datang Bulan

Kedua pelaku pembunuhan sadis itupun saat ini terancam hukuman mati karena perbuatan kejinya.

Nang (20), seorang pelaku pembunuhan calon pendeta, Melinda Zidemi mengatakan jika korban tewas lantaran ia cekik.

Sebelum pelaku mencekik korban hingga tewas, rupanya korban Melinda Zidemi sempat ucapkan kata-kata terakhirnya kepada pelaku.

Korban berucap dan memohon untuk tidak dibunuh meskipun saat itu kondisinya sudah tak berdaya.

"Dia bilang begitu waktu saya mencekiknya. Dia sempat mohon jangan dibunuh,"ucap salah seorang pelaku, Nang pada Jumat (30/3/2019) seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Sumsel.

Konferensi pers pembunuh calon Pendeta Melinda Zidemi, Jumat (29/3).
Konferensi pers pembunuh calon Pendeta Melinda Zidemi, Jumat (29/3). (SHINTA/TRIBUNSUMSEL.COM)

Pelaku yang kini terancam hukuman mati itu memang ada niat untuk memerkosa namun tidak jadi dilakukan sebab korban mengatakan dirinya sedang datang bulan.

"Kami tidak perkosa dia,"ucap Nang singkat.

Pelaku merasa kalap dan akhirnya melakukan pembunuhan, sebab korban yang sempat melawan tanpa sengaja menarik penutup wajah yang digunakan tersangka Hendri.

"Kami bunuh korban dengan cara dicekik. Saya sama Hendri bersama-sama mencekiknya,"ujar dia.

 Fakta-Fakta Pemerkosa dan Pembunuh Pendeta Muda, Motif Asmara karena Cintanya Ditolak

 Debat Panas dengan Mardani Ali di Acara Mata Najwa, Adian Napitupulu: Intelek Sedikit Bang

Halaman
123
Penulis: Damanhuri
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved