Mayat Dalam Drum

Nurhadi & Istrinya Menangis saat Dengar Vonis Hukuman Mati: Saya Mohon Maaf Kepada Keluarga Almarhum

Air mata Nurhadi dan istrinya keluar bukan hanya ketika Majelis Hakim Pengadilan Cibinong membacakan vonis hukuman mati untuknya.

Nurhadi & Istrinya Menangis saat Dengar Vonis Hukuman Mati: Saya Mohon Maaf Kepada Keluarga Almarhum
kolase TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
tkp pembuangan mayat (kiri) - Terdakwa Nurhadi dan istrinya mengikuti sidang putusan di Pengadilan Negeri Cibinong, Selasa (23/4/2019) 

Di hadapan Majelis Hakim, Nurhadi juga diberi waktu untuk memberikan tambahan dari nota pembelaan tersebut.

Sambil menitikan air mata, Nurhadi mengaku menyesali perbuatannya.

"Pertama yang ingin saya sampaikan, permohonan maaf saya kepada keluarga almarhum Dufi. Saya menyesali perbuatan saya," kata Nurhadi sambil terisak.

pelaku pembunuhan Dufi setelah melakukan rekontruksi
pelaku pembunuhan Dufi setelah melakukan rekontruksi (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Nurhadi juga meminta kepada majelis hakim untuk mempertimbangkan keringanan hukuman yang akan diterimanya.

Namun, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cibinong tampaknya tidak mengabulkan nota pembelaan Nurhadi dan istrinya.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor pada Selasa (23/4/2019) menjatuhkan vonis mati kepada Nurhadi dan IStrinya.

Sementara itu, Dasep alias Yudi divonis 10 tahun penjara lantaran ikut serta dalam membantu terdakwa.

Hakim Ketua, Ben Ronald dalam putusannya menyebutkan terdakwa terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana.

"Kedua terdakwa Muhammad Nurhadi alias Hadi bin Muryanto dan juga Sari Murniasih telah terbukti secara sah telah melakukan tindak pidana pembunuhan serta melakukan pembunuhan berencana. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa-terdakwa tersebut dengan pidana mati," kata Hakim Ketua saat membacakan putusan diikuti satu kali ketukan palu.

Sementara terdakwa ketiga yakni Dasep alias Yudi yang berperan sebagai membantu dalam pembunuhan tersebut divonis hukuman 10 tahun.

Pemilu Serentak Sisakan Duka - Ini Proses Panjang Tugas Pejuang Demokrasi yang Dibayar Rp 500 Ribu

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved