Breaking News:

Bogor Dikepung Banjir dan Longsor, Ini Daftar 9 Kecamatan yang Rusak Akibat Bencana Alam

Longsor terjadi di beberapa titik termasuk meluapnya Sungai Ciliwung dan sungai lainnya hingga menyebabkan banjir.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Warga Nanggewer Cibinong, mencoba mencari barang yang bisa diselamatkan pasca rumahnya hancur diterjang luapan air Sungai Cikeas, Jumat (26/4/2019). 

- Longsor menutup Jalan Raya Cigudeg Sukajaya, Tanjakan Cipanganten, Kampung Juga, RT 04/04, Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg. Sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa.

3. Kecamatan Nanggung

- Banjir melanda Kampung Liud, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung pasca saluran air Citaruna meluap menggenangi pemukiman sebanyak 6 RT. Tak ada korban jiwa.

4. Kecamatan Cisarua

- Longsor terjadi di 3 titik kawasan Riung Gunung, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua dan 1 titik longsor sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak sehingga diberlakukan buka tutup jalur.

5. Kecamatan Megamendung.

- Longsor di Kampung Sirimpak, RT 02/05, Desa Megamendung merusak rumah dan turap menyebabkan jalan desa terputus. Remaja 15 sempat tertimbun longsor namun berhasil diselamatkan.

Longsor di Megamendung
Longsor di Megamendung (Istimewa)

- 1 bangunan rumah di Kampung Sirnagalih, RT 1/1 Desa Megamendung, 4 rumah di Kampung Keramat, RT 05/04, Desa Cipayung Girang dan 3 rumah di Kampung Cipayung RT 01/01, Desa Cipayung Datar hanyut terbawa luapan air Sungai Ciliwung. Tak ada korban jiwa.

- Sebuah jembatan penghubung antara Kampung Cipayung Girang Desa Cipayung Girang Megamendung dengan Kampung Waru, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua serta badan jalan di Kampung Cijulang, Desa Sukakarya rusak diterjang luapan air sungai. Tidak ada korban jiwa.

6. Kecamatan Sukaraja

Halaman
123
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved