Pilpres 2019

Tanggapi BPN Prabowo-Sandi Tak Percaya MK, Mahfud MD:Jangan Kira MK Main-main Yang Penting Ada Bukti

Tanggapi BPN Prabowo-Sandi Tak Percaya MK, Mahfud MD: Jangan Dikira MK Main-main Yang Penting Ada Bukti

Tanggapi BPN Prabowo-Sandi Tak Percaya MK, Mahfud MD:Jangan Kira MK Main-main Yang Penting Ada Bukti
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mahfud MD, mantan ketua MK periode 2008-2013 

"Tidak ada gunanya itu MK karena pada waktu itu maraton sidang-sidang, tapi buktinya pun tidak ada yang dibuka, bahkan sudah dilegalisir, sudah pakai meterai," kata Fadli Zon

"Sudah, buang-buang waktu itu yang namanya MK dalam urusan pilpres, apalagi orang-orangnya itu berpolitik semua. Mungkin tidak semualah tapi sebagian," ucap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu.

"Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran," lanjut Prabowo Subianto.

Meski begitu, akhir Pemilu 2019 termasuk Pilpres 2019 ini sendiri akan diumumkan KPU pada 22 Mei 2019.

Mantan ketua MK periode 2008-2013, Mahfud MD pun menyatakan pendapatnya terkait pernyataan Prabowo Subianto dan anggota BPN di tayangan berjuduLl "Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Begini Tanggapan Prof. Mahfud MD" di iNews Sore, Rabu (15/5/2019).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Tegaskan THR dan Gaji ke-13 PNS Tidak Akan Molor

Yenny Wahid Minta Elite Jangan Memprovokasi dan Benturkan Rakyat

Menurutnya, secara hukum tidak masalah jika Prabowo Subianto ini menolak hasil rekapitulasi.

Pasalnya, tetap saja nanti pada akhirnya KPU akan tetap mengesahkan pemilu di tanggal 22 Mei 2019.

Namun, akan ada tahap-tahap jika menolak hasil pemilu terkait adanya kecurangan, maka bisa diadukan ke KPU kemudian ke Mahkamah Konstitusi.

Prof Mahfud MD tanggapi pernyataan Prabowo Subianto dan BPN terkait ketidakpercayaan kepada MK
Prof Mahfud MD tanggapi pernyataan Prabowo Subianto dan BPN terkait ketidakpercayaan kepada MK (Youtube official iNews)

"Kalau dalam konteks hukum tidak apa-apa, artinya kalau dia menolak hasil rekapitulasi, tolak menandatangani padahal sudah sidang secara sah, tetap tidak mau menerima, secara hukum ya pemilu selesai. KPU bisa mengesahkan hasil pemilu 22 Mei,"

Tanggal 22-25 Mei kalau tidak menggugat ke MK, maka secara hukum secara yuridis sudah selesai tidak masalah. kalau secara politik ada problem orang merasa tidak terima terhadap hasil pemilu.

Halaman
1234
Penulis: Uyun
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved