Breaking News

Pilpres 2019

Saksi Tim Prabowo-Sandi Mengaku Dapat Ancaman Pembunuhan, BW Bereaksi Saat Hakim Minta Sebut Nama

Saksi tim Prabowo-Sandi menjelaskan kalau ia pernah mendapat ancaman pembunuhan, termasuk ke keluarganya.

Penulis: yudhi Maulana | Editor: Yudhi Maulana Aditama
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto saat sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

"Siapa yg lakukan ancaman pembunuhan?" tanya Aswanto.

Agus enggan menyebut pihak yang memberikan ancaman pembunuhan kepadanya itu.

Namun ia memberi tahu kalau ia diancam sekitar awal April 2019.

Tanggapi Video Faldo Maldini Prabowo Tak Akan Menang Pemilu di MK, Ini Kata Bima Arya

Video Faldo Maldini Prediksi Prabowo-Sandi Tak Akan Menang di MK, Akui Kejelian Tim Hukum Jokowi

Majelis hakim pun menegaskan kembali keterangan Agus kalau ancaman tersebut berhubungan dengan kaitannya dalam fungsi mendalami soal DPT, bukan terkait persidangan sengketa Pilpres 2019.

Agus mengaku tidak melakukan pelaporan kepada pihak kepolisian.

"Ini kan saudara diancam keselamatna jiwa, kenapa tak melaporkan,?" tanya Aswanto.

"Kami menganggap tim kami bisa mengamankan saya," jawab Aswanto.

"Apakah ancaman itu diketahui seluruh tim anda?" tanya Aswanto lagi.

"Tidak seluruhnya tapi sebagian tahu," ucap Agus.

"Siapa saja yang mengetahui dari tim saudara bahwa saudara diancam?" kata Aswanto.

Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto saat sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019).(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto saat sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019).(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) (Kompas.com)

Agus kembali tak ingin menyebutkan nama-nama itu, dengan alasan ingin melindungi pihak-pihak yang mengetahui soal ancaman tersebut.

"Saya kira saya tak perlu menyebutkan semuanya, nanti jadi ancaman buat mereka, Satu saja yang saya sebut, pak Hashim Djojohadikusumo" kata Agus.

Mendengar jawaban itu, hakim Aswanto memperingatkan Agus agar terbuka, dengaan tujuan agar mendapatkan kebenaran materiil.

"Pak ini kebenaran materiil yang kita ingin cari, bagaimana caranya kita bisa memperoleh kebenaran materiil kalau anda menutup-nutupi," ungkap Aswanto.

Di tengah-tengah pemeriksaan, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) pun ikut memberikan masukan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved