Breaking News

Pilpres 2019

Saksi Tim Prabowo-Sandi Mengaku Dapat Ancaman Pembunuhan, BW Bereaksi Saat Hakim Minta Sebut Nama

Saksi tim Prabowo-Sandi menjelaskan kalau ia pernah mendapat ancaman pembunuhan, termasuk ke keluarganya.

Penulis: yudhi Maulana | Editor: Yudhi Maulana Aditama
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto saat sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

Ia memberikan masukan yakni Agus menuliskan nama-nama yang diminta majelis hakim tanpa perlu disebutkan secara langsung.

Menurut BW, pertimbangan Agus untuk tidak mengungkap langsung nama-nama yang diminta majelis hakim karena berkaitan dengan keaman saksi.

"Saya mengusulkan satu jalan keluar, bagimana dituliskan nama-namanya lalu disampaikan kepada majelis. Ceritanya kepada saya, dia (Agus) punya risiko," kata BW.

Sidang Sengketa Pilpres 2019, KPU Siapkan Jawaban Sebanyak 302 Halaman

Video Faldo Maldini Prediksi Prabowo-Sandi Tak Akan Menang di MK, Akui Kejelian Tim Hukum Jokowi

Hakim Aswanto pun mengatakan kalau hanya menyebut nama-nama yang sudah mengetahui soal ancaman tersebut tidak memiliki risiko.

BW kembali menjawab kalau ketakutan itu justru berada di pihak Agus sebagai saksi.

BW pun mengatakan kepada Agus kalau persidangan ini tidak akan menekannya dan ia berhak menyebutkan nama-namanya atau tidak.

"Majelis ini tidak akan menekan, Pak Agus mempunyai hak menentukan memberi tahukan namanya atau tidak. Usul saya sebutkan itu di dalam tulisan dan diserahkan ke majelis," ucap BW kepada Agus.

Lantas, hakim Aswanto pun kembali bertanya apakah Agus mengalami ancaman atau dihalang-halangi untuk menghadiri persidangan kali ini.

"Untuk datang ke persidangan ada yang menghalangi-halangi atau tidak?" tanya Aswanto.

"Tidak ada," jawab Agus Singkat.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved