Kuliner Bogor
Mampir Puncak Jangan Lupa Beli Ubi Bakar Cilembu yang Rasanya Manis Seperti Madu
Tidak hanya jagung bakar saja yang kerap ditemui di Kawasan Puncak Bogor namun ada pula ubi bakar Cilembu yang menjadi makanan khas di lokasi tersebut
Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Damanhuri
Laporan wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Tidak hanya jagung bakar saja yang kerap ditemui di Kawasan Puncak Bogor namun ada pula ubi bakar Cilembu yang menjadi makanan khas di lokasi tersebut.
Ubi ini bisa dengan mudah ditemui di sepanjang jalan menuju Puncak.
Meski berasal dari Sumedang, namun juga sangat populer di Bogor terutama di kawasan Puncak.
Oleh karenanya, ubi bakar Cilembu menjadi salah satu panganan yang wajib dicoba atau bahkan dibawa pulang sebagai buah tangan saat mampir ke Puncak Bogor.
Satu yang menarik dari panganan ini adalah saat dibakar dengan menggunakan oven, Ubi Cilembu akan mengeluarkan cairan atau lelehan lengket seperti gula yang warnanya menyerupai madu.
Hal itulah yang membuat rasa ubi bakar Cilembu sangat manis dan legit, namun tidak membuat enek di tenggorokan.
Ubi Cilembu juga kerap disebut sebagai ubi madu karena adanya kandungan tersebut.
Sangat cocok dimakan saat masih hangat, apalagi disantap di kawasan Puncak yang dingin.
"Rp 25.000 per kilo ubi yang udah dipanggang. Kalau mentah Rp 15.000 sekilo," tutur salah satu pedagang ubi bakar Cilembu di kawasan Puncak Bogor, Cisarua, Ade Pramana, Minggu (7/7/2019).
Ade mengatakan, penyajian ubi Cilembu yang benar yakni dibakar, bukan digoreng.
Hal ini lantaran memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga membuat ubi akan cepat gosong saat digoreng.
"Nggak cocok juga direbus karena nanti aroma madunya hilang," jelas dia.
Ade memaparkan, yang membedakan ubi Cilembu dengan ubi lainnya yakni memiliki rasa yang lebih manis seperti madu dan lengket.
Rasa manis dan legit ubi Cilembu akan lebih kentara dinikmati dalam keadaan masih panas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ubi-cilembu-yang-dijual-pedagang-dikawasan-puncak.jpg)