Inovasi Baru 'Bone Chips' Keripik Tulang Ayam Kaya Kalsium Olahan Mahasiswa IPB
Kandungan protein dan kalsium di dalam tulang ayam tersebut tergolong tinggi, sehingga apabila dikonsumsi akan bermanfaat bagi tubuh.
Saat ini tim mendapatkan tulang ayam dari tukang sate. Ke depannya tim berencana bekerjasama dengan perusahaan ayam boneless untuk menjamin ketersediaan bahan baku.
“Kami menggunakan bahan baku yang higienis yaitu tulang ayam segar, tulang presto dan dihancurkan hingga benar-benar halus sebelum dicetak dan digoreng. Proses produksinya juga higienis dan memastikan bahwa kripik aman untuk dikonsumsi,” ujar Aminah, salah satu anggota tim Bone Chips.
Uniknya, proses produksi yang dilakukan tim Bone Chips membuat Bone Chips memiliki tekstur yang renyah tidak seperti tulang ayam pada umumnya.
Keunikan lainnya yaitu terletak pada cita rasa Bone Chips. Proporsi tulang yang banyak pada adonan keripik membuat rasa khas tulang ayam begitu kuat pada keripik.
“Rasanya gurih, seperti makan tulang beneran tapi renyah,” ujar Wuri, salah satu konsumen dari Bone Chips.
Saat ini, Bone Chips sudah dipasarkan. Harga Bone Chips senilai Rp 15.000 per 100 gram.
Bone Chips juga tersedia dalam berbagai varian rasa.
Tim sedang mengupayakan perolehan logo halal, perbaikan kualitas dan ekspansi pasar agar Bone Chips dapat dinikmati orang banyak.
Tim berharap Bone Chips akan menjadi usaha berkelanjutan dan menjadi pilihan makanan ringan yang sehat sehingga masyarakat aman dalam mengonsumsi makanan ringan.
Selain itu, terciptanya Bone Chips juga diharapkan dapat mengurangi by product berupa tulang ayam agar lebih termanfaatkan.
Dalam jangka panjang, Bone Chips akan mengarahkan bisnisnya ke arah sociopreneur, yaitu dengan melibatkan orang-orang yang mengalami kesulitan ekonomi dalam proses bisnis Bone Chips. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/bone-chips.jpg)