HUT ke 73 RI
Berkah 17 Agustus untuk Heru Arsyad, Penjualan Bambu Merah Putih Sampai Jabodetabek
bambu yang dimilikinya itu berasal dari Rumpin, Kabupaten Bogor lalu kemudian dibawa ke Kemang menggunakan truk.
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KEMANG - Pengerajin bambu di Kampung Hambulu Desa Pondok Udik Kemang, Kabupaten Bogor, Heru Arsyad telah distribusikan tiang bambu bendera ke wilayah Jabodetabek.
Ia menjelaskan jelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus itu membawa berkah tersendiri.
Menurutnya, jelang 17 Agustus, jumlah pembeli bambu ditempatnya mulai mengalami kenaikan dari berbagai daerah khususnya Jabodetabek.
"Alhamdulillah berkah. Jelang 17 Agustus ini saya telah distribusikan bambu ke wilayah Jabodetabek," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (30/7/2019).
Ia mengaku bahwa bambu yang dimilikinya itu berasal dari Rumpin, Kabupaten Bogor lalu kemudian dibawa ke Kemang menggunakan truk.
"Bambu saya beli dan tebang baru saya bawa ke sini, dijual untuk kebutuhan masyarakat. Dari Rumpin saya angkut pakai truk," jelasnya.
Terkait harga bambu yang dijualnya, Heru menawarkannya dengan harga yang beragam, tergantung besar bambu yang diinginkan pembeli.
"Satu bambu Rp 15 ribu. Yang 3 meter Rp 12 ribu, kalau yang besar Rp 20 sampai 25 ribu. Paling jumbo Rp 50 ribu ukuran lebar 14 cm," ucapnya.
Untuk antusias, Heru mengaku bahwa masyarakat didaerahnya begitu gembira menyambut peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia pun berharap agar bangsa Indonesia selalu damai dan tidak terpecah belah.
"Masyarakat sangat antusias. Harapan saya dikemerdekaan tahun ini, Indonesia tetap satu dan bisa saling menghormati. Pokokny tidak ada perpecahan," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/penjual-bambu-17an.jpg)