Teman Paman Sarankan Prada DP Bakar Kekasihnya Fera

Namun, saat pulang, mendadak di tengah jalan, saksi Dodi dan Prada DP minta untuk diturunkan tanpa alasan yang jelas.

Teman Paman Sarankan Prada DP Bakar Kekasihnya Fera
KOMPAS.com/AJI YK PUTRA
Prada DP dikawal anggota Denpom II Sriwijaya setelah ditangkap petugas. Prajurit baru ini ditangkap atas kasus pembunuhan serta mutilasi terhadap pacarnya sendiri, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Elsa Eliza, bibi dari Prada DP dihadirkan pada sidang kedua di Pengadilan Militer I-04 Palembang sebagai saksi kesembilan terkait kasus pembunuhan serta mutilasi yang menimpa Fera Oktaria (21).

Di dalam persidangan, Elsa mengaku mengenal sosok Imam yang disebut-sebut sebagai saksi kunci atas kasus tersebut.

Sebab, Imam adalah orang yang mengajarkan Prada DP untuk membakar jenazah Fera dengan menggunakan racun nyamuk serta Pertalite.

"Dia adalah teman dari Sahir, suami saya," kata Elsa memberikan keterangan dalam sidang, Selasa (6/8/2019).

Elsa mengatakan, Prada DP tiba di Sungai Lilin pada 8 Mei 2019 lalu.

Kabar kedatangan keponakannya itu ia ketahui setelah mendapatkan telepon dari Dodi Karnadi yang merupakan kakak ipar saksi.

Dari sambungan telepon itu, Dodi meminta Elsa datang ke rumahnya.

Saat tiba di sana, Elsa melihat saksi Imam dan Prada DP sudah duduk di ruang depan.

Melihat kedatangan Elsa, Prada DP langsung menghampirinya dan memeluk saksi sambil minta maaf.

Prada DP terdakwa kasus pembunuhan serta mutilasi pacarnya sendiri Fera Oktaria (21) saat dibawa ke mobil tahanan, usai mengikuti sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (6/8/2019).(AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA)
Prada DP terdakwa kasus pembunuhan serta mutilasi pacarnya sendiri Fera Oktaria (21) saat dibawa ke mobil tahanan, usai mengikuti sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (6/8/2019).(AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA) ()

"Saya tanya kenapa lari, dia bilang Tante tidak tahu masalahnya. Setelah itu, dia tidak mau bicara," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved