Perluasan Ganjil Genap Diprotes Pengusaha, Begini Respons Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah mendapat protes dari para pengusaha mengenai perluasan sistem ganjil genap

Tayang:
Editor: Damanhuri
Kompas.com
Kemacetan lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2012). Sejumlah kalangan berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbaiki transportasi massal sebelum menerapkan kebijakan ganjil-genap.(KOMPAS/WISNU WIDIANTORO) 

“Per 1 Agustus 2019 kita melakukan klik belanja katalog daerah 310 unit bus sedang. Pertambahan armada ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan Ingub yang diterbitkan pak Gubernur,” ujar Izzul.

Berdasarkan catatannya, saat ini total armada yang dikelola Transjakarta ada 3.305 bus.

Terdiri dari bus gandeng, maxi bus atau besar, dobel deker, mini trans hingga mikro trans, Transjakarta cares untuk disabilitas yang diantarkan dari kediaman hingga halte terdekat.

Variasi layanan ini semata untuk beri kenyamanan masyarakat Jakarta, sehingga masyarakat bisa andalkan layanan dari Pemprov DKI ini.

"Karena mengacu pada target Dinas Perhubungan bahwa target coverage area bisa 90 persen nanti bisa dicapai dengan jumlah armada yang direjamakan sebanyak 10.047 unit,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Respons Anies Baswedan saat Perluasan Ganjil Genap Diprotes Pengusaha

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved