5 Wacana KPI 'Ngotot' Awasi Konten Youtube dan Netflix: Berawal dari Keluhan hingga Muncul Petisi

Ketua KPI Pusat, Agung Suprio, menggulirkan wacana pengawasan terhadap konten-konten yang disiarkan di media baru seperti Youtube, Facebook, Netflix

5 Wacana KPI 'Ngotot' Awasi Konten Youtube dan Netflix: Berawal dari Keluhan hingga Muncul Petisi
daily express
Netflix 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) mendadak membuat gempar masyarakat Indonesia dalam beberapa hari ini.

Bagaimana tidak, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) Pusat, Agung Suprio, menggulirkan wacana pengawasan terhadap konten-konten yang disiarkan di media baru seperti Youtube, Facebook, hingga Netflix.

Tak ayal, wacana ini menjadi trending topic dan memantik beragam komentar masyarakat hingga memunculkan kontroversi.

Berikut ini fakta seputar wacana KPI awasi media baru di Indonesia.

Apa Dasar Hukum KPI Ingin Awasi Youtube, Facebook dan Netflix ?

Anti Repot, Begini Cara Hilangkan Ketombe dengan Cairan Unik Buatan Sendiri

1. Berawal dari keluhan masyarakat

Dalam acara Sapa Indonesia Malam yang ditayangkan Kompas TV pada Sabtu (10/8/2019), Agung mengatakan, wacana ini timbul dari banyaknya laporan masyarakat mengenai beredarnya konten-konten berbahaya dalam media baru.

Menurut Agung, dari laporan yang ia terima menyebut banyak konten bermuatan kekerasan, seks, dan lain sebagainya beredar secara bebas.

Netflix
Netflix (IST)

Padahal perkembangan teknologi saat ini, mayoritas masyarakat Indonesia temasuk usia anak dapat dengan mudah mengakses konten-konten tersebut.

Karena itu, ia merasa perlu membentuk suatu regulasi agar pihaknya sah di mata hukum untuk turut mengawasi konten Netflix dan kawan-kawan.

Tiba di Kupang, Ahok Jajaki Investasi Pakan Ternak di NTT

Ferdinand Hutahaean Sebut Arah Politik Partai Demokrat Dukung Jokowi-Maruf Amin

2. Payung hukum menurut KPI

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved