Daftar 7 Tempat Terlarang di Dunia untuk Didatangi, Diklaim Bisa Antarkan Manusia pada Kematian
Di India, tepatnya di Pulau Sentinel Utara adalah rumah bagi para kaum sentinel, salah satu suku di dunia yang enggak pengin ada campur tangan
Pada tahun 1986 ternyata kecelakaan nuklir tragis di Chernobyl, Ukraina.
Karena radiasinya tinggi, setiap orang yang tinggal di dekat Chernobyl segera diungsikan dan sekarang tempat tersebut terbengkalai.
Walaupun kita bisa mendekati Chernobyl, tapi jangkauan 19 mil dari titik Chernobyl sebenarnya masih tinggi radiasi nuklir dan bisa mematikan setiap makhluk hidup!
• Finish di Belakang Fabio Quartararo saat MotoGP Austria 2019, Valentino Rossi Bocorkan Alasannya
• Kaki Gadis di Bogor Putus Dilindas Kereta saat Asik Nongkrong di Rel Jembatan Empang Malam-malam
Fukushima, Jepang

Sama kayak Chernobyl, Fukushima juga jadi salah satu korban tempat nuklir pada tahun 2011. Penduduk yang berada di jangkauan 18 mil segera dievakuasi dan sampai saat ini tempat ini melarang siapapun untuk memasukinya.
Namun seorang fotografer Malaysia, Keow Wee Loong berhasil masuk menerobos Fukushima dan mengambil gambar di sana. Ia mendeskripsikan Fukushima sebagai "(Film) Fallout versi kehidupan nyata."
Pulau Poveglia, Italia

Pulau Poveglia dikenal sebagai salah satu Pulau paling misterius dan mengerikan di dunia.
Berawal dari zaman Kekaisaran Roma, Pulau Poveglia adalah tempat bagi para korban penyakit tertentu. Gara-gara ini, banyak banget orang yang meninggal dan dikuburkan.
Pulau Poveglia bahkan dikatakan kalau 50 persen tanahnya adalah berupa abu dari tubuh manusia yang sudah mati!
Pada tahun 1922, didirikan rumah sakit jiwa di Pulau Poveglia dan para pasiennya juga enggak bisa keluar dari tempat ini.
Makanya, enggak ada yang berani ke Pulau Poveglia hingga saat ini karena takut membawa pengaruh buruk!
Pulau ular, Samudera Atlantik

Pulau ular atau Pulau Ilha da Queimada Grande adalah rumah bagi ular langka beracun Golden Lancehead Pit Viper.
Karena populasi ular yang tinggi dan untuk melindungi manusia dari serangan ular, Pulau ini ditutup untuk publik. Saking banyaknya ular, diperkirakan ada 1 ular setiap 1 meter persegi di Pulau ini!
• DPRD DKI Sebut Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tergantung Niat