Viral di Media Sosial

Viral Pengakuan ART Campur Susu dengan Obat Agar Anak Majikan Pulas, Ini Bahayanya Menurut Dokter

Saat itu, dua anaknya tengah tertidur pulas. Namun, ia melihat anak keduanya, GSN, tak seperti biasanya.

Penulis: khairunnisa | Editor: Ardhi Sanjaya
Fullperfams
Ilustrasi susu 

Akibatnya, kerja obat menjadi tidak maksimal.

Obat antikanker dan suplemen zat besi pun tidak disarankan untuk dikonsumsi bersama dengan Susu.

Pasalnya, terdapat kandungan Susu yang dapat mengganggu kerja kedua obat tersebut.

Sama seperti antibiotik, mengonsumsi Susu berpotensi besar membuat obat antikanker dan suplemen zat besi tidak berfungsi maksimal.

5 Fakta Sindrom Williams, Penyakit Langka yang Diidap Anak Dede Sunandar

Obat-obatan yang Boleh Diminum dengan Susu

Dilansir dari laman hellosehat.com, ada jenis obat-obatan yang dianggap aman apabila dikonsumsi dengan Susu atau makanan lainnya.

Hal ini karena Susu dan makanan dapat mengurangi efek samping dari obat itu sendiri, seperti mual, iritasi lambung, dan gangguan pencernaan lainnya.

Pada obat jenis tertentu, minum Susu juga dapat membantu penyerapan obat ke dalam aliran darah.

Berikut jenis-jenis obat yang boleh diminum dengan Susu:

- Obat kortikosteroid : prednisolone dan dexamethasone.

Jenis obat ini dapat meningatkan pembuangan kalsium dan kalium dalam tubuh.

Oleh karena itu, obat ini dianjurkan untuk diminum dengan Susu untuk menghindari tubuh kekurangan kalsium dan kalium.

- Obat non streoid anti-inflamasi (NSAID) : ibuprofen, diclofenac, aspirin, naproxen.

Jenis obat-obatan ini dapat memicu iritasi pada usus pada beberapa orang, sehingga minum Susu setelah minum obat dianjurkan karena dapat mengurangi efek samping tersebut.

- Obat untuk penyakit HIV : ritonavir, saquinavir dan nelfinavir dapat diminum dengan Susu untuk memastikan jika obat-obatan tersebut terserap ke aliran darah dengan benar.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved