Tolak Hubungan Badan, Siswi SMP Tewas Dibacok, YP Kabur Lihat Hiburan 17 Agustus & Minum Kopi
YP mengaku kejadian pembunuhan DS, siswi SMP ini tepat di tanggal 17 Agustus.
Penulis: Uyun | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Seorang saksi bernama Tumiran (69) menemukan jenazah DS di pondok kosongnya, Minggu (18/8/2019) pukul 09.45 WIB.
Saat it, ia sedang ingin mengambil angkong.
"Saya datang ke pondok untuk mengambil angkong untuk mengangkat ubi yang telah panen.
Saya melihat ada sesosok tubuh perempuan tergeletak dan tidak bergerak, di bagian kepalanya terlihat darah mengucur," kata Tumiran, Senin (19/8/2019).
Tumiran gemetaran melihat kondisi korban. Ia langsung menuju ke jalan Mindal Chevron untuk mencari tumpangan menuju rumah Ketua RT.
Sekitar Pukul 10.10 WIB Tumiran tiba di rumah Ketua RT Lamidi, dan melaporkan kejadian itu.
Kedua orang tua itu langsung menuju TKP dan menghubungi petugas Polsek Kandis.
Sekitar pukul 10.25 WIB Kepala SPK bersama piket fungsi tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP serta Mengamanka TKP.
Mereka berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Siak.
Kasat Reskrim Polres Siak AKP M Rizal Ramzani memerintahkan tim Opsnal Polres Siak untuk melakukan penyelidikan kasus penemuan mayat tersebut.
Tim Opsnal Polres Siak dan personel Polsek Kandis yang dipimpin oleh Ipda M Fadillah dan Iptu Arpandi serta Waka Polsek Kandis Iptu Yani Marjoni melakukan penyelidikan.
"Sekira pukul 22.30 WIB, tim mengamankan yang diduga pelaku, kemudian tim melakukan interogasi, setelah itu pelaku mengakui perbuatannya," tandasnya.
(TribunnewsBogor/Kompas/TribunPekanbaru)