Pelajar di Bogor Tewas Duel Satu Lawan Satu Pakai Celurit, Disdik Tak Bisa Berbuat Apapun

Dinas pendidikan tingkat Kabupaten, kata dia, tidak bisa turut campur dalam pengelolaan dan kesiswaan sekolah tingkat SMA atau SMK.

Pelajar di Bogor Tewas Duel Satu Lawan Satu Pakai Celurit, Disdik Tak Bisa Berbuat Apapun
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kepala Dinas Kabupaten Bogor, Entis Sutisna 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Seorang pelajar SMK berinisial A (17) tewas setelah terlibat duel satu lawan satu pakai celurit di kawasan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Kabupaten Bogor, Entis Sutisna mengatakan bahwa kewenangan sekolah tingkat SMA sederajat kini sudah ditangani oleh Provinsi Jawa Barat.

Dinas pendidikan tingkat Kabupaten, kata dia, tidak bisa turut campur dalam pengelolaan dan kesiswaan sekolah tingkat SMA atau SMK.

"Ini kendala memang, salah satu PR saya nanti akan disampaikan ke bupati agar ditinjau ulang bagaimana nanti ditinjau dengan gubernur tentang pengelolaan SMA atau SMK," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (2/9/2019).

Ia berharap ada regulasi baru untuk Dinas Pendidikan tingkat Kabupaten agar bisa melakukan tindakan pencegahaan siswa tingkat SMA tawuran.

Sebab, kata dia, sekolah tingkat SMA sederajat selama ini jauh dari pantauan provinsi.

"Satu kewajiban saja untuk pembinaan ke sekolah-sekolah SMA/SMK. Kalau itu diizinkan, paling tidak kita bisa berkunjung, memantau sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bogor terkait SMA dan SMK," katanya.

Berbeda dengan sekolah tingkat SMP sederajat, ia mengaku sudah melakukan pembinaan melalui kasi-kasi dan kepala sekolah.

Termasuk pemberlakuan Satgas Pelajar yang tersebar di masing-masing titik di setiap kecamatan.

"Hanya (Satgas Pelajar) ada yang sudah maksimal dan belum. Ini yang kita masih evaluasi. Mereka masih bersifat sukarela dan ke depan kita ingin satgas-satgas ada insentif lah dari Pemda agar mereka lebih semangat bekerjanya," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved