Waspada ! Jogging Saat Matahari Terik Ternyata Bisa Picu Gejala yang Menakutkan

Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan sebelum, selama, dan setelah olahraga untuk menghindari dehidrasi adalah hal wajib dilakukan.

Waspada ! Jogging Saat Matahari Terik Ternyata Bisa Picu Gejala yang Menakutkan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi olahraga lari 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Jogging atau lari-lari kecil merupakan salah satu olahraga kardio yang digemari banyak orang.

Selain manfaat dari olahraga ini yang ternyata tidak bisa diremehkan, jogging juga mudah dilakukan kapan saja seperti pagi, siang, atau malam.

Namun dari fleksibelnya olahraga terebut, nampaknya kita harus berhati-hati saat melakukan jogging di siang hari saat Matahari sedang terik.

Meski terik Matahari saat waktu tersebut membuat pembakaran lemak bisa begitu maksimal, tetapi ternyata di waktu itu juga terdapat risiko kesehatan yang mengintai.

Salah satu risiko kesehatan beraktivitas di tempat yang panas adalah heat stroke atau serangan panas.

Melansir dari Mayo Clinic, heat stroke merupakan kondisi dimana suhu tubuh meningkat tajam dalam waktu yang cepat dan tiba-tiba yang membuat tubuh tidak sanggup menahan panas yang ditimbulkan.

Kondisi ini biasanya membuat suhu tubuh meningkat tajam melebihi 40 derajat celcius.

Serangan panas ini juga ditandai dengan kulit merah yang melepuh, pusing, mual, kebingungan, dan tak jarang berakhir dengan pingsan.

Jika kondisi tersebut dibiarkan tentunya bisa berakibat fatal, heat stroke yang tidak diobati dapat dengan cepat merusak otot, otak, ginjal, atau jantung.

Lakukan 58 Adegan, Aulia Kesuma Meradang ke Dua Eksekutor: Jangan Belaga Bego, Saya Juga Bisa Marah

Sering Tak Disadari, 5 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ternyata Bisa Membahayakan Kesehatan !

Semakin lama pengobatan ditunda, maka akan meningkatkan risiko komplikasi serius bahkan kematian.

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved