Anaknya Disebut Lakukan Bully, Keluarga Pasrah Kalau Harus Dilaporkan ke Polisi

Dia sendiri tidak tahu sama sekali mengapa tetangga barunya itu sampai membuat postingan yang menuduh putranya.

esqtraining
ilustrasi bullying 

"Pasrah serahin sama Allah, kalau mau dilaporin polisi, kalau (korban) buat laporan kan nanti bisa divisum, diotopsi, jadi yang salah siapa bisa ketahuan," ungkap Suparno.

Dia sendiri tidak tahu sama sekali mengapa tetangga barunya itu sampai membuat postingan yang menuduh putranya.

Kabar perkelahian IB dengan FA pun selama ini tidak pernah terdengar.

"Saya enggak tahu, yang tahu orangtuanya (korban), saya enggak pernah lihat sendiri," ungkapnya.

Viral Bocah Diduga Korban Bully di Bekasi, Menelusuri Rumah Korban dan Reaksi Ayah Terduga

Selama tinggal mengontrak, keluarga korban memang belum begitu dekat dengan warga sekitar.

Bahkan banyak yang tidak mengenal secara personal dengan Sri Ani Lestari semasa ia tinggal di rumah kontarakan tersebut.

"Ya banyak bukan cuma anak saya aja, anak saya kalau siang sekolah pulang jam 5. Main paling ya namanya anak-anak disini banyak sama siapa aja, kalau abis magrib biasa ngaji juga di rumah saya," jelas dia.

Ahmad Fatir sebelum meninggal dunia sempat dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta.

Sepengetahuan Suparno, sebelum dirawat, bocah berusia enam tahun itu sempat diurut oleh orangtuanya.

"Itu saya tahunya dia sakit diurut 2 kali di sini (dikontrakan) manggil tukang urut, saya tahunya itu doang. Nah kata tetangga sini pas abis diurut itu anaknya sempet kejang-kejang trus baru dibawa ke rumah sakit polri," kata dia. (TribunJakarta)

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved