Hentikan Audisi Disebut Kak Seto Seperti Anak Kecil Ngambek, PB Djarum Tegaskan Ini Sebut soal UU

Yoppy Rosimin menegaskan, keputusannya PB Djarum untuk menghentikan audisi bulu tangkis anak-anak bukan keputusan mendadak.

Hentikan Audisi Disebut Kak Seto Seperti Anak Kecil Ngambek, PB Djarum Tegaskan Ini Sebut soal UU
kolase Kompas.com/dok PB Djarum
Seto Mulyadi dan Yoppy Rosimin 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin menegaskan, keputusannya PB Djarum untuk menghentikan audisi bulu tangkis anak-anak bukan keputusan mendadak.

Ia pun menyebut dirinya sudah berumur dan bukan anak kecil yang cengeng.

Hal itu disampaikan oleh Yoppy Rosimin pada acara talkshow bersama Aiman di Kompas TV.

Sebelumnya, keputusan PB Djarum ini ditanggapi oleh pemerhati anak, Seto Mulyadi.

Kak Seto menganggap keputusan ini seperti anak kecil yang ngambek.

"Saya melihat ini kok kayak anak kecil yang sedang ngambek," kata Seto Mulyadi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/9/2019) malam.

Ketua Lembaga Anak Indonesia (LPAI) yang akrab disapa Kak Seto tersebut mengatakan, apa yang dilakukan oleh KPAI sudah benar.

Menurutnya, yang dilakukan oleh KPAI adalah hanya menunjuk peraturan soal larangan eksploitasi anak melalui iklan merek Djarum yang identik dengan produk rokok, dan bukan melarang audisinya.

Kak Seto mengungkapkan, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 telah tertulis bahwa rokok merupakan zat adiktif yang berbahaya.

Sementara itu dilansir dari Youtube Kompas TV Rabu (11/9/2019), Yoppy Rosimin menegaskan kalau keputusan menghentikan audisi ini telah melalui proses yang panjang.

Disebut Eksploitasi Anak hingga Audisi Dihentikan, Pelatih PB Djarum: Kami Murni Cari Bibit Atlet

Tanggapi Keputusan PB Djarum Hentikan Audisi Tahun 2020, Kak Seto : Kayak Anak Kecil Ngambek

Halaman
123
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved