Hentikan Audisi Disebut Kak Seto Seperti Anak Kecil Ngambek, PB Djarum Tegaskan Ini Sebut soal UU

Yoppy Rosimin menegaskan, keputusannya PB Djarum untuk menghentikan audisi bulu tangkis anak-anak bukan keputusan mendadak.

Hentikan Audisi Disebut Kak Seto Seperti Anak Kecil Ngambek, PB Djarum Tegaskan Ini Sebut soal UU
kolase Kompas.com/dok PB Djarum
Seto Mulyadi dan Yoppy Rosimin 

"Ya, audisi umum 2020 off, Djarum pamit. Karena sudah melalui proses panjang, sudah berapa kali ketemu, rapat koordinasi, semua tidak bisa menghasilkan solusi yang tepat," kata Yoppy Rosimin.

Lebih lanjut Yoppy Rosimin juga mengatakan bahwa Djarum Batminton Club adalah perkumpulan bulu tangkis, dan audisi umum adalah event olahraga.

"Tapi pihak lain mengatakan bahwa Djarum Batminton Club adalah produk tembakau. Tidak pernah ketemu. Akhirnya terakhir tanggal 4 September, kita di rakor dengan difasilitasi oleh Menkopolhukam, di sana semua kepentingan hadir termasuk dari Kemenpora dan KPAI, dan lainny, dan pada saat itu kesepakatannya atau solusinya adalah bahwa undang-undang itu adalah zero tolerant kepada Djarum," jelasnya.

Karena tak mau melanggar undang-undang, ia pun mengambil keputusan untuk menghentikan audisi umum tersebut.

"Karena zero toleran saya cuma minta dua, pertama saya minta audisi ini dijalankan sampai 2019 sebagai ibaratnya saya pamitan dengan anak-anak, yang kedua saya memutuskan audisi umum 2020 sementara off," tandasnya.

Pada kesempatan itu, Aiman juga terhubungan dengan Komisioner KPAI Siti Hikmawati yang menjelaskan bahwa ada tiga poin yang disampaikan dalam rapat tersebut.

"Pertama, yakni mendorong Kemenpora untuk melakukan pengakomodir keinginan dari badan swasta, dalam hal ini olahraga tanpa bertentangan dengan anak. Kedua, sudah berusaha mengakomodir keinginan PB Djarum terkait dengan teknis jadi Pak Yoppy mengatakan ingin ada persentase di bawah 50 persen, tentang logo-logo," jelasnya.

Menurutnya sudah dilakukan survei, sehingga semua sepakat kalau Djarum identik dengan produk rokok.

"Ya memang itu disampaikan demikian bahwa antara statement Djarum pada pokok permasalahannya ketika dilakukan survei, 1 persen mengatakan Djarum adalah alat jahit, 31 persen audiri badminton, sisanya adalah rokok. Nah dasarnya itu yang kita gunakan, jadi ketika semua kementerian itu mengatakan demikian, kesepakatan kita memang sama," jelasnya.

Kemudian ketika ditanyakan solusinya dari KPAI, Siti Hikmawati menyerahkan kembali kepada PB Djarum.

Audisi PB Djarum Dihentikan Tuai Respon Warganet, Ini 6 Manfaat Olahrgaa Bulu Tangkis

Klarifikasi KPAI soal Polemik Eksploitasi Anak dalam Audisi Djarum Beasiswa Bulu Tangkis

Halaman
123
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved