Mahasiswa Kecam Aksi Kekerasan Oknum Polisi saat Demonstrasi di Bogor

Prilaku oknum kepolisian yang bertindak represif saat aksi demontrasi sejumlah mahasiswa di depan Termibal Baranangsiang berbuntut panjang

Mahasiswa Kecam Aksi Kekerasan Oknum Polisi saat Demonstrasi di Bogor
Istimewa
Aksi demo mahasiswa di depan terminal, Jumat (20/9/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Prilaku oknum polisi yang bertindak represif saat aksi demontrasi sejumlah mahasiswa di depan Terminal Baranangsiang, Kota Bogor beberapa waktu lalu berbuntut panjang.

Setidaknya ada empat mahasiswa harus mendapatkan jahitan karena luka di kepalanya diduga akibat sikap oknum polisi tersebut.

Mahasiwa Pakuan, Robby Darwis yang juga koordinator lapangan mengatakan bahwa saat aksi tersebut mahasiswa tidak ada niat untuk melakukan perlawanan apalagi untuk membuat kericuhan.

Bahkan saat aksi demonstrasi mahasiswa hanya membawa spanduk dan bendera.

"Tidak sama sekali (tidak membawa alat berbahaya), karena alat yang dibawa mahasiswa sesuai dengan laporan dari pada sebelum berangkat aksi, dan tidak ada pula vandalisme pada fasilitas umum," katanya Senin (23/9/2019).

Mahasiswa pun mengecam tindakan represif oknum kepolisian

"Iya karena tidak sesuai dengan sila ke 2 pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab," katanya.

Kedepan mahasiwa pun akan melakukan pernyataan sikap.

" Masih dalam diskusi, dan dalam jangka waktu dekat akan melaksanakan aksi lanjutan, serta mengusut tindakan represif dari oknum kepolisian itu," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved