Mengenal Batik Bogor Tradisiku, Usung Desain Batik khas Kota Hujan

Di Galeri Batik Bogor Tradisiku, anda akan menemukan batik dengan desainnya yang kental akan nuansa Kota Bogor.

Tribunnewsbogor.com/ Tsaniyah Faidah
Batik Bogor Tradisiku 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Di Galeri Batik Bogor Tradisiku, anda akan menemukan batik dengan desainnya yang kental akan nuansa Kota Bogor.

Motifnya bermacam-macam, mulai dari hujan, kujang, rusa, kebun raya, batu tulis, hingga istana.

Batik di sini dibuat dengan tangan, sehingga kualitasnya tak perlu diragukan.

Syamsudi Siswaya selaku pencetus batik Bogor sekaligus pemilik Batik Bogor Tradisiku mengatakan, di tempatnya batik dibuat dengan cara ditulis menggunakan canting dan dicap.

"Ada 3 jenis batik yang diakui dan ada di sini, yaitu batik tulis, batik cap, dan batik kombinasi antara tulis dan cap," kata Syamsudi Siswaya kepada TribunnewsBogor.com saat mengunjungi galerinya, Rabu (9/10/2019).

Ia melanjutkan, pada dasarnya bisa dikatakan batik jika memenuhi unsur 3 hal, yakni pembuatannya menggunakan canting, memakai malam, dan teknik celup untuk mewarnai.

Jika tidak memenuhi ketiga unsur tersebut, misalnya motif printing, tidak bisa dikatakan batik.

"Tapi di sini juga ada batik printing, biasanya untuk seragam sekolah," kata Siswaya.

Harga pakaian yang ditawarkan di Batik Bogor Tradisiku dibandrol mulai dari Rp 125.000 hingga Rp 8 juta.

Hal ini sebanding dengan teknik pembuatannya yang sulit dan membutuhkan waktu lama.

Batik Bogor Tradisiku
Batik Bogor Tradisiku (Tribunnewsbogor.com/ Tsaniyah Faidah)

Selain itu, motif, jenis kain, dan jumlah warna juga mempengaruhi harga.

"Untuk warna kita pakai naptol dan indigasol. Jadi batik enggak akan luntur. Kalau sampai luntur, boleh dikembalikan nanti kami ganti yang baru," kata dia.

Selain sebagai toko, semua batik yang dijual, diproses di tempat yang sama, mulai dari selembar kain putih hingga penjahitan menjadi baju.

Tak sebentar waktu yang dibutuhkan untuk menjadi sebuah pakaian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved