Kronologi Rombongan Pengantin Terlibat Kecelakaan Maut, 2 Orang Tewas, 17 Luka-luka
Insiden kecelakaan maut rombongan pengantin yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB ini mengakibatkan 2 orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kronologi Rombongan Pengantin Terlibat Kecelakaan Maut, 2 Orang Tewas, 17 Luka-luka
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Mobil penumpang rombongan pengantin terlibat kecelakaan maut, Minggu (13/10/2019).
Insiden kecelakaan maut rombongan pengantin yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB ini mengakibatkan 2 orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, belasan korban lainnya menderita luka-luka dalam insiden kecelakaan maut tersebut.
Dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, kecelakaan maut rombongan pengantin ini terjadi di jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh.
Tepatnya di Desa Beurandang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara.
Korban meninggal dunia atas nama Tgk Amri (48) dan Hasniah (45).
Kasat Lantas Polres Lhokseumawe AKP Widya Rahmad Jayadi lewat keterangan tertulis menyebutkan, dua korban tewas merupakan warga Kota Langsa.
Ia menjelaskan, insiden kecelakaan maut ini berawal saat mobil penumpang bernomor polisi BL 7518 UL melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh dengan kecepatan tinggi.
Mobil yang dikendarai Musliadi (40) warga Kota Langsa membawa penumpang rombongan pengantin.
Setiba di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak bak belakang satu truk tronton bernomor polisi BL 8894 AG yang saat itu sedang parkir dipinggir jalan.
“Tampaknya sopirnya tidak melihat truk parkir. Tak bisa menghindari tabrakan. Jadi truk parkir itu ditabrak dari belakang oleh mobil penumpang itu,” sebut AKP Widya.
• Video 3 Gadis Remaja Dipukuli Satu Keluarga Viral, Ini Kesaksian Orangtua Korban
• Ini Respon PA 212 Usai Prabowo dan Jokowi Melakukan Pertemuan

Dua orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian.
Sementara itu, sebanyak 17 penumpang lainnya termasuk anak-anak dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Kabupaten Aceh Utara untuk mendapat perawatan medis.
Polisi pun sudah mengamankan barang bukti serta sopir truk untuk dimintai keterangannya.