Curhat Wanita Divonis 18 Tahun Penjara karena Narkoba, Akui Salah hingga Dicerai Suami: Aku Pasrah

Wanita terdakwa kasus narkoba di Madiun mencurahkan isi hatinya tentang kehidupannya setelah divonis 18 tahun penjara.

Curhat Wanita Divonis 18 Tahun Penjara karena Narkoba, Akui Salah hingga Dicerai Suami: Aku Pasrah
KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI / istimewa
Dua terdakwa kurir narkoba jenis sabu-sabu - Ilustrasi barang bukti sabu 

Sementara itu, terkait dugaan keterlibatan narapidana Lapas Kelas I Madiun bernama Edmon, Teguh mengatakan, fakta di persidangan tidak menunjukkan Edmon terlibat.

Hal itu diketahui dengan tidak adanya bukti-bukti di pengadilan yang menyebutkan Edmon terlibat.

Terhadap putusan itu, Siti dan Natasha melalui penasehat hukumnya, Muhammad Fitria Ramadhan menyatakan pikir-pikir.

Pasalnya, putusan majelis hakim masih dinilai tinggi untuk kasus yang melibatkan dua kliennya.

Usai Posting Soal Selingkuh, Raul Lemos Kini Rayu Krisdayanti : Pengin Kamu di Dekatku Selamanya

Sempat Diplot Jadi Jaksa Agung Tapi Berubah Menkopolhukam, Mahfud MD: 1 Jam Usai Presiden Dilantik

Muhammad menyayangkan Edmon yang diduga sebagai orang yang menyuruh dua kliennya tidak terjerat dalam kasus ini.

Padahal, menurut Muhammad, sesuai pengakuan Siti dan Natasha, Edmon yang menyuruh keduanya menjadi kurir narkoba tersebut.

"Di persidangan, Edmon membantah menjadi orang yang menyuruh terdakwa mengambil narkoba tersebut," kata Muhammad.

Sementara itu Siti Artia Sari setelah vonis curhata kepada awak media melalui surat yang terbungkus amplop putih.

Surat berisi empat lembar kertas itu diberikan Siti Artia Sari kepada wartawan.

FOLLOW:

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar S
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved