Kronologi Guru SD Tewas Dihabisi Pengantar Katering, HP Jadi Bukti Pelaku Tak Sekedar Membunuh
Seorang Guru SD, Siti Rahmah Lubis (58) di Tebingtinggi, Sumatera Utara ditemukan tewas bersimbah darah di dapur kediamannya
Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Hal itu bisa terjadi karena ada beberapa kemungkinan. Rofiq menyebut kemungkinan korban lengah atau terlalu percaya dengan orang yang disopiri.
• Driver Taksi Online Ditemukan Tewas Membiru dan Tangganya Terikat di Pinggir Tol, Ini Kronologinya

Kemungkinan lain, ada yang mengalihkan perhatian sang driver.
"Hanya saja sampai sekarang tersangka mati-matian mengaku melakukannya sendiri," katanya saat menggelar rilis ungkap kasus pembunuhan di Polres Pasuruan, Kamis (21/10/2019) seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id.
Kepada polisi dan di hadapan wartawan Gianto mengaku khilaf melakukan pembunuhan itu.
Hal itu dilakukan karena dia terdesak untuk membayar utang yang menjeratnya.
• PA 212 Ingin 100 Hari Kerja Prabowo Bisa Pulangkan Habib Rizieq Shihab, Gerindra: Bukan Tugas Menhan
Usai membunuh dan membuang korban di jalan tol, Gianto langsung membawa kabur mobil yang ditumapanginya.
Tak cuma itu, barang-barang berharga milik Rusdianto juga dikuasai tersangka.
"HP korban dijual di belakang masjid cheng ho," terang Rofiq.
"Berdasarkan keterangan tersangka, yang bersangkutan terlilit utang.
Mencoba mengambil barang milik orang lain. Dijual," tukas Rofiq.
Jejak Digital
Pembunuhan ini terungkap kurang dari 24 jam setelah ditemukan jasad korban.
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan, terungkapnya kasus ini berkat penelusuran jejak digital korban.
menurutnya, polisi langsung melakukan identifikasi setelah menemukan jasad korban.
Awalnya polisi mendapat informasi korban tinggal di daerah Pakal, Kecamatan Benowo, Surabaya.
• Ormas Ramaikan Pilkades di Bogor, Wakil Bupati : Lebih Galak dari Lorengnya TNI
• Misteri Sosok Cantik yang Tewas dalam Kecelakaan Innova, Korban Selamat Digunduli Polisi & Dipenjara
