Breaking News:

Soal Imbauan Pejabat Tak Beri Salam Lintas Agama, Dedi Mulyadi: Wajib Tegakan Salam Apapun Agamanya

Menurut Dedi Mulyadi, seorang pemimpin wajib menegakan salam kepada semua orang apapun agamanya.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUN JABAR
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi 

Pemimpin wajib menegakan salam (keselamatan, kedamaian & kesejahteraan) apapun agamanya.

Yakni, jika sakit, maka rakyat selamat karena ada yang mengobati.

Jika lapar, maka rakyat selamat dari kelaparannya karena ada yang memberi beras," tulisnya.

Cara Pendaftaran CPNS 2019: Registrasi Akun di sscasn.bkn.go.id, Syarat Dokumen, Login & Cetak Kartu

Wacana Larangan Cadar dan Celana Cingkrang Jadi Polemik, Ini Kata Ketua MUI Kabupaten Bogor

Tak hanya itu, menurutnya ada yang menjamin keselamatan rakyat, pendudukan, dan lingkungan yang bersih hanya dengan salam.

"Jika berkendara di jalan raya, rakyat selamat karena ada yang menjamin keselamatannya.

Jika butuh pendidikan, maka rakyat selamat karena ada yang mengajarkan budi pekerti kepadanya.

Jika butuh lingkungan yang bersih, maka rakyat selamat karena ada yang menjaga lingkungan," tulisnya lagi.

Ia pun kembali menegaskan bahwa semua pemimpin wajib menegakan salam apapun agamanya.

"Setiap pemimpin wajib menegakan salam,

dari agama apapun dan dari golongan manapun," tandasnya.

Kronologi Paman Bunuh Keponakan di Kebun Karena Masalah Ini, Badan dan Kepala Korban Terputus

Visum Siswi SMK Dipaksa Thereesome bareng Pacar Guru, Tak Kuasa Melawan saat Ibu Guru Lakukan Ini

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved