Daftar Nama Staf Khusus Presiden Jokowi, Tidak Ada Nama Ali Ngabalin

Namun, Jokowi juga menegaskan bahwa para staf khususnya dari kalangan milenial ini bisa kapan saja memberi masukan.

Tayang:
Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews.com Kolase
Jokowi dan Ali Mochtar Ngabalin (Kolase) 

Ia kemudian pindah ke Partai Golkar pada tahun 2010.

Lalu memutuskan mengundurkan diri dari Partai Golkar pada 2018.

Keputusan tersebut didasari Surat Edaran Menteri BUMN No. SE-01/MBU/2004 melarang komisaris BUMN menjadi pengurus partai politik.

Ngabalin pernah menjadi anggota tim sukses (timses) pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa pada Pilpres 2014.

Ali Mochtar Ngabalin merupakan lulusan pasca sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI).

Setelah itu ia meraih gelar doktornya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Jokowi dan Ali Mochtar Ngabalin
Jokowi dan Ali Mochtar Ngabalin (Kolase)

Berikut rinciannya:

1. SD Inpres Fak-Fak (1980)

2. Madrasah Tsanawiyah Fak-Fak (1983)

3. Madrasah Aliyah Fak-Fak (1986)

4. Mualimin Muhammadiyah Makassar

5. IAIN Alauddin Makassar UP (1994)

6. PPS. Ilmu Komunikasi UI (2001)

7. Doktor dari Universitas Negeri Jakarta (2013).

Dalam kariernya, Ali Mochtar Ngabalin diketahui sebagai mubaligh dan pimpinan pondok pesantren.

Tak hanya itu, ia juga aktif mengajar sebagai dosen luar biasa di sebuah institut agama Islam.

Selain jadi politisi, Ali juga sempat menjadi sebagai Ketua DPP Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) serta menjabat direktur eksekutif di sejumlah lembaga nirlaba.

Ali Mochtar Ngabalin sudah menikah dengan seorang perempuan bernama Heny Muis Bakkidu.

Dari pernikahan tersebut, ia sudah dikaruniai empat orang anak. 

Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com dengan judul "Staf Khusus Milenial Jokowi Kerja Bareng, Tak Ada Pembidangan",

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved