Breaking News:

Kritik Usulan Ridwan Kamil Pangandaran Jadi Lokasi Budi Daya, Ini Alasan Susi Tertarik Isu Lobster

Fokus perihal lobster yang terus disinggung Susi Pudjiastuti itu rupanya memicu rasa penasaran dari warganet.

Kolase Tribunnews.com
Susi Pudjiastuti kritik pengusulan yang ditawarkan Ridwan Kamil 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Setelah mengkritisi Edhy Prabowo, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kali ini menyoroti ucapan Ridwan Kamil.

Bahkan dengan tegas, Susi Pudjiastuti dengan tegas mengaku tidak setuju dengan usulan yang dilayangkan Ridwal Kamil.

Melalui laman media sosialnya, Susi Pudjiastuti pun mengurai sikap apa yang harusnya dilakukan Ridwan Kamil sebagai pejabat publik.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menawarkan Pantai Selatan Jawa Barat untuk dijadikan sebagai lokasi budidaya lobster oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Sebelumnya diketahui, kementerian ini tengah memetakan dan mencari lokasi budidaya lobster di Tanah Air.

Hal itu terkait dengan pemerintah berupaya agar benih lobster dapat dibudidayakan di dalam negeri.
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo mengaku banyak daerah yang berpotensi untuk mengembangkan benur tersebut di Indonesia.

Untuk melakukan benur, katanya, perlu ada kajian di tempat-tempat tertentu.

TONTON JUGA :

Edhy Prabowo mengatakan daerah yang telah melakukan pembesaran benih lobster di antaranya NTB, Sulawesi Tenggara, dan Lampung.

"Kalau boleh saya mengusulkan, Pantai Selatan Jawa Barat. Bisa Pangandaran, bisa Pelabuhan Ratu, bisa Garut Selatan. Saya kalau itu ada, kami tawarkan kepada Menteri di situ saja," kata gubernur yang akrab disapa Emil ini di Gasibu, Senin (23/12).

Usulkan Pangandaran Jadi Lokasi Budidaya Lobster, Ridwan Kamil Kena Semprot Susi: Mestinya Belajar!

Viral Video Paus Terdampar Bikin Susi Bereaksi: Bisakah yang Terlibat Penyelematan ke Pangandaran?

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved