Breaking News:

Banjir Awal Tahun 2020

Dibanding Toa, Warga Bidara Cina Lebih Terbantu Alat Ini dari Kementerian PUPR

Namun tak sekalipun warga merasakan manfaat dari empat toa pemberian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI yang bertengger di Pos RW 07.

Annas Furqon Hakim/Tribun Jakarta
Pengeras suara alat peringatan dini bencana di Kantor Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020). 

Layaknya barang elektronik, Mamat hanya perlu menancapkan kabel speaker ke stop kontak dan seketika speaker menyalak.

"Sampai sekarang speaker ini enggak pernah rusak, padahal kalau banjir terendam."

"Kalau yang toa enggak terendam banjir tapi justru rusak," tuturnya.

Baru Diperbaiki

Memang, BPBD DKI Jakarta baru memperbaiki alat peringatan dini banjir Kelurahan Bidara Cina.

Namun perbaikan disaster warning sistyem (DWS) di Pos RW 07 yang dilakukan Senin (20/1/2020) pagi dirasa warga tak optimal.

Menurut Mamat, suara peringatan yang menyalak dari empat toa itu hanya sayup-sayup terdengar.

"Tadi pas saya cek sudah berfungsi. Tapi alarmnya cuman terdengar radius 100 meter dari Toa, itu pun pelan," kata Mamat.

Minimnya jangkauan peringatan dari empat toa ukuran besar itu membuat warga RW 07 pesimis DWS bakal bermanfaat.

Padahal dari total 18 RT di wilayah RW 07, sebanyak 14 RT terdampak banjir luapan Kali Ciliwung dengan ketinggian maksimal 7 meter.

Halaman
1234
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved