3 Hari Cari Lutfi Alfiandi, Ibunda Ungkap Telpon Terakhir Saat Anak Ditangkap: Ampun Ampun ke Polisi

Sang ibunda, Nurhayati, blak-blakan membeberkan soal penangkapan Lutfi Alfiandi pasca aksi demo dan juga percakapan terkahir lewat telepon

Penulis: Uyun | Editor: Soewidia Henaldi
Tangkap Layar Mata Najwa/Youtube Najwa Shihab
3 Hari Cari Lutfi Alfiandi, Ibunda Ungkap Telpon Terakhir Saat Anak Ditangkap, histeris minta ini ke polisi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kisah Lutfi Alfiandi, pembawa bendera saat aksi demo tolak UU KPK menuai sorotan tajam Najwa Shihab di acara Mata Najwa.

Pasalnya, Lutfi Alfiandi ini ditangkap pihak Polres Jakarta Barat dan didakwa 4 pasal.

Dari empat pasal alternatif ini, Lutfi A;fiandi terancam hukuman tujuh tahun penjara.

Sang ibunda, Nurhayati, blak-blakan membeberkan soal penangkapan Lutfi Alfiandi pasca aksi demo tersebut di acara Mata Najwa dengan judul 'Eksklusif Kesaksian Lutfi Pembawa Bendera: Dipukul dan Disetrum (Part 3), Rabu (23/1/2020) malam.

Diakui Nurhayati, ibunda Lutfi Alfiandi mengaku sang anak ini tak pernah cerita akan pergi demo.

Lutfi Alfiandi hanya mengaku akan pergi ke rumah teman.

"Dia gak pernah cerita mau demo. Cuman dia mau pergi, saya tanya 'mau kemana' dia bilang 'mau ke rumah teman mama', (saya bilang) 'ya udah pulang jangan malam-malam ya', (Lutfi jawab) 'iya aku pulang sore'," ungkap Nurhayati kepada Najwa Shihab, dilansir TribunnewsBogor.com.

Lutfi Alfiandi Mengaku Disetrum dan Dipukul, Polisi : Enggak Mungkin, Kami Kan Modern

Dipaksa Ngaku Lempar Batu ke Petugas, Lutfi yang Bawa Bendera Mengaku Disetrum Penyidik

Lantas, sang ibunda baru mengetahui bahwa ternyata Lutfi Alfiandi ini pergi demo detelah seorang temannya berkunjung ke rumah.

Temannya itu mengabarkan kepada sang ibunda bahwa Lutfi Alfiandi ini ditangkap oleh pihak kepolisian.

"Kemudian, malemnya itu temannya ada ke rumah, bilang 'bu Lutfi ditangkap," ungkap sang ibunda.

Mendengar penuturan teman Lutfi Alfiandi ini, sang ibunda langsung menangis histeris.

Sang ibunda sangat ketakutan soal nasib Lutfi Alfiandi, apakah masih bernyawa atau tidak.

Pasalnya, dari beberapa pemberitaan, demo tersebut sampai menelan korban jiwa.

"Saya sudah membayangkan anak saya itu masih hidup atau tidak," ujar Nurhayati.

"Masyarakat sekitar bilang kasian bu, banyak yang gak selamat," tambahnya

Hal tersebut membuat sang ibunda semkain kalut dan khawatir

Terjebak Macet saat Hendak Kabur, Jambret HP di Depok Diamankan Polisi

Gara-gara Aksi Aurel ke Arsy, Ashanty Ngaku Hampir Mau Bunuh Diri, Syahnaz Teriak Syok: Beneran?

Setelah itu, sang ibunda dan kakak Lutfi Alfiandi pun langsung mencari keberadaan pemuda usia 21 tahun itu.

Namun pencarian tersebut tak menemui hasil.

Keesokan harinya, pihak kelurga lantas mencari keberadaan Lutfi Alfiandi ke beberapa pos polisi.

Akan tetapi, kembali, pencarian tersebut tak kunjung menemukan titik terang.

"Besok paginya, saya nyari ke Polsek Jakarta Pusat, ke Polres Jakarta Barat, sampai ke Polda saya nyari gak ada, gak ketemu," ujar Nurhayati.

Lutfi Alfiandi (20), pemuda yang fotonya viral sedang menggenggam bendera Merah Putih saat kerusuhan di kawasan DPR, Jakarta, September 2019, tak kuasa menahan tangis usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (8/01/2020) siang.
Lutfi Alfiandi (20), pemuda yang fotonya viral sedang menggenggam bendera Merah Putih saat kerusuhan di kawasan DPR, Jakarta, September 2019, tak kuasa menahan tangis usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (8/01/2020) siang. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Pada hari berikutnya sang ibunda lantas mencari Lutfi Alfiandi ke Polres Jakarta Barat

"Kemudian besok harinya, ke Polres Jakarta Barat, namanya belum ada, karena belum didata jadi belum dikasih tahu," aku ibunda Lutfi Alfiandi.

Tak kunjung temukan hasil, sang teman menyarankan untuk melacak keberadaan Lutfi Alfiandi lewat handphone.

Dalam pelacakan tersebut ditemukan bahwa terakhir kali Lutfi Alfiandi berada di Jakarta Barat.

Tak banyak pertimbangan, sang ibunda dan keluarga Lutfi Alfiandi pun menyisiri seluruh wilayah Jakarta Barat

Minta Rizky Febian Diam soal Lina Karena Ada Orang Jahat Mengintai, Mbak You: Tapi Leluhur Menjaga

Kronologi Pria Habisi Paman Pakai Parang, Bermula dari Curhatan Istri : Saya Sempat Tidak Percaya

Proses pencarian pun menemukan hasil, Lutfi Alfiandi berada di Polres Jakarta Barat

"Saya keliling Jakarta Barat, di Polres ada namanya (Lutfi Alfiandi) di situ, tapi saya belum bisa bertemu," ungkap Nurhayati

Diakui sang ibunda, dirinya bisa bertemu dengan Lutfi Alfiandi ini setelah 3 hari pencarian

"Jadi berapa hari ibu baru bisa bertemu anak ibu?" tanya Najwa Shihab

"3 hari baru bisa ketemu di situ, langsung dipindahkan ke Jakarta Pusat, karena TKP nya disitu." jawab sang ibunda.

Ketika bertemu langsung dengan Lutfi Alfiandi, sang anak ini lantas menangis meminta maaf

"Pertama ketemu dia minta maaf, 'mama maafin Lutfi. Lutfi hanya bisa bikin mama menangis. Lutfi gak mau ngelakuin gini. Maafin lutfi gak izin, gak dengerin mama ngomong untuk izin demo'." akui sang ibunda.

Soun Cap Ayam Direndam Kaporit 3 Hari Agar Putih, Karyawan: Gak Berani Makan, Apalagi Bawa Pulang

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 23 Januari 2020 - 3 Zodiak Temukan Belahan Jiwa, Aries Bersiap Kecewa

Kemudian, Najwa Shihab membahas soal foto Lutfi Alfiandi yang membawa bendera di tengah kerumunan demo.

"Ibu tahu foto Lutfi yang berselimutkan bendera merah putih yang menutupi mukanya, ibu tahu itu Lutfi?" tanya Najwa Shihab.

"Saya tahu dari orang-orang cerita juga," aku Nurhayati.

;utfi Alfiandi
Lutfi Alfiandi ()

Diakui sang ibunda, dirinya mengetahui foto tersebut dari orang-orang sekitar.

Begitu foto tersebut viral, Nurhayati mengaku sudah merasakan ketakutan dan kekhawatiran soal nasib Lutfi Alfiandi

"Kan demo tanggal 25, besoknya viral. Mama, ini fotonya Lutfi. Saya juga deg-degan juga, namanya viral orang tua khawatir. Viralnya takut gimana-mana," ungkap Nurhayati.

KPK Periksa Mantan Caleg PDIP Terkait Kasus Suap Komisioner KPU

Kemudian, sang ibunda membongkar bahwa ketika proses 3 hari pencarian itu Lutfi Alfiandi sempat mengechat via WhatsApp dan menelpon

Ketika menelpon, Lutfi Alfiandi teriak minta ampun diduga ketika sedang ditangkap polisi.

"Waktu dia terakhir pulang, saya sempat WA 'dimana', (Lutfi jawab) 'ini mama lagi jalan pulang', temannya telpon lagi terakhir dia mungkin lagi ditangkap, dia teriak 'ampun, ampun' ke polisi," ungkap Nurhayati.

Setelah menelpon minta ampun, ponsel Lutfi Alfiandi tiba-tiba menutup ponselnya.

'Dia sempat ngomong 'ampun, ampun', terus langsung mati HP-nya," bongkar sang ibunda

"Jadi itu yang membuat ibu tambah kalut karena 3 hari mencari akhirnya baru tahu Lutfi ditangkap di Polres Jakarta Barat?" tanya Najwa Shihab

"Iya," tandas ibunda Lutfi Alfiandi. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved