Motif Sopir Angkot Habisi Nyawa Pelajar SMA di Bengkulu, Pelaku Ungkap Alasan Lepas Baju Korban

Kasus penemuan jasad pelajar SMA di Bengkulu terungkap. Ternyata korban pembunuhan. Polisi ungkap motif pelaku.

KOMPAS.COM/FIRMANSYAH
Tengkorak kepala pelajar Astrid, korban penculikan dan mutilasi pelaku Yo, seorang sopir angkot di Bengkulu. 

Kemudian pelaku mengambil tali plastik untuk mengikat tangan AS.

Sementara kaki AS diikat menggunakan kabel listrik berwarna hitam.

"Setelah diikat, korban sempat dititipkan ke salah satu rumah saksi," kata Kapolres.

Saat itu korban dititipkan karena pelaku hendak mengantar penumpang.

Pelaku menjemput korban sekira pukul 00.00 WIB dan membawanya kembali ke rumahnya.

Jadi Perdana Menteri Utama Bintang 5 di Sunda Empire, Pensiunan PNS Ini Malah Belum Bayar Kontrakan

Sindir Mbak You Karena Dituduh Simpan Ilmu Hitam, Teddy Bongkar Pecinya Ditawar hingga Ratusan Juta

Ketakutan saat Kematian Lina Diduga Pembunuhan Berencana, Teddy: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

Sunda Empire Akan Gelar Pertemuan Ibu Negara Seluruh Dunia, Rangga Klaim ASEAN Terapkan Pancasila

Saat hendak masuk ke rumah pelaku, korban sempat berteriak minta tolong.

Pelaku yang panik langsung mencekik korban hingga meninggal dunia.

Setelahnya, pelaku sempat makan dan minum kopi.

Sekira pukul 02.00 WIB Sabtu (9/11/2019), pelaku memastikan korban telah meninggal dunia.

Kemudian pelaku diketahui melepaskan seluruh pakaian hingga perhiasan korban.

Selanjutnya korban dimasukkan ke dalam karung dengan posisi meringkuk yang selanjutnya diikat menggunakan tali plastik berwarna merah..

Bagian kepala korban juga turut dibungkus dengan plastik hitam.

"Setelah itu, kemudian korban langsung dibawa ke Jembatan Sungai Air Merah tempat korban dibuang," terang Kapolres.

Pengakuan pelaku

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved