Teror Virus Corona
Berapa Tinggi Demam yang Jadi Gejala Terjangkit Virus Corona ? Ini Jawaban Dokter
Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta, dr. Jatu Aphridasari, Sp.P (K), menyebut gejala Wuhan corona virus seperti penyakit
Orang dengan kekebalan tubuh lemah yang dimaksud, di antaranya termasuk warga lanjut usia (lansia), anak-anak, dan wanita hamil.
Faktor risiko virus corona Selain gejala, Jatu juga membeberkan informasi mengenai faktor risiko seseorang rentan terkena Wuhan corona virus. Beberapa faktor risiko itu, di antaranya:
- Punya riwayat ke China atau wilayah yang terjangkit (sesuai dengan perkembangan penyakit) dalam waktu 14 hari sebelum timbul gejala
- Kontak erat dengan kasus konfirmasi 2019-nCoV
- Mengunjungi fasilitas kesehatan di negara di mana infeksi 2019-nCoV menjangkit
- Kontak dengan hewan (jika hewan penular sudah teridentifikasi) di negara yang diketahui kasus 2019-nCoV bersirkulasi pada hewan atau manusia akibat penuaran hewan (zoonosis)
"Faktor risiko yang paling membedakan Wuhan corana virus dengan penyakit lain untuk sekarang adalah seseorang pernah ke dataran China dalam 14 hari terakhir," jelas Jatu.
Dia menyampaikan hingga kini belum ditemukan obat atau vaksin yang bisa digunakan untuk mencegah serangan virus corona baru.
"Sementara yang terpenting yang bisa kita lakukan sekarang adalah selalu menjaga daya tahan tubuh," terang Jatu.
• Suami Ditahan, Barbie Kumalasari Foto Mesra dengan Pria Ini, Lucinta Luna Girang : Samawaaa Bebh !
Jatu mengungkapkan peningkatan daya tahan tubuh bisa dicapai dengan sejumlah upaya, berikut:
- Cukup istirahahat atau cukup tidur
- Menjaga pola hidup bersih dan sehat
- Makan makanan bergizi
- Olahraga
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berapa Tinggi Demam yang Jadi Gejala Virus Corona? Ini Kata Dokter", .
Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi