Putrinya Jadi Korban Lesbian di Dalam Kamar Tahanan, Ibu Korban: Anak Saya Cerita Sambil Nangis
Bahkan, Linasih mengaku sangat khawatir dengan keselamatan putrinya setelah kejadian tersebut.
Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
Akhirnya ia pun berontak dan bangun karena tak tahan bibirnya terus diciumi oleh wanita tersebut.
"Saya yang tadinya pura-pura tidur langsung bangun dan pergi ke kamar mandi, dan dia pura-pura tidur. Kemudian saya bangunkan teman saya untuk pindah posisi," tulis Va.
• Ibu Guru Ungkap Alasan Muridnya Bawa Pisau Hingga Bunuh Begal, Gadis yang Hampir Diperkosa Bersaksi

Keesokan harinya, VA pun mengadukan kejadian yang dialaminya kepada sang ibu yang saat itu menjenguk.
Va pun melaporkan peristiwa itu ke petugas Rutan Perempuan Bandung.
Menurut VA, laporan itu langsung direspon oleh petugas.
"Saya tidak menyukai sesama jenis," tulis Va lagi dalam suratnya
Pelaku langsung ditindak dan mendapat hukuman dari pihak lapas.
Sementara itu, VA dipindah ke salah satu lembaga pemasyarakatan di wilayah Jawa Barat.
Saat ditemui di salah satu lapas di Jabar, VA mengatakan, pascalaporan itu, tahanan lesbian tersebut dijatuhi hukuman, ditempatkan di ruang isolasi selama sepekan.
Va kemudian juga dipindah, tak lagi ditahan di Rutan Perempuan Bandung.
"Ya, itu surat yang saya buat," kata Va saat Tribun menunjukkan surat berisi tulisan tangan yang menjelaskan kronologi pelecehan seksual yang dialami Va di Rutan Perempuan Bandung.
"Saya melapor karena orientasi seksual saya masih normal. Saya enggak belok (lesbi). Kalau belok, ya saya enggak laporan," ujar Va.
Di lapas yang ia huni ini, kata Va, ia merasa lebih baik dibanding sebelumnya.
"Sekarang saya fokus untuk menyelesaikan sisa hukuman," ujarnya.
Kepergok petugas siang hari
Mengutip sumber yang sama, seorang petugas salah satu lapas di Kota Bandung, mengaku pernah juga memergoki aktivitas menyimpang warga binaan di dalam sel tahanan.