Teror Virus Corona
Dianggap Menghina oleh Terawan, Ini Jawaban Professor Harvard soal Riset Virus Corona
Marc Lipsitch mengaku bahwa ia tidak pernah bermaksud ingin menyerang negara manapun termasuk Indonesia.
Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
Diwartakan sebelumnya, Terawan sempat mempersilakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk melihat proses pengecekan yang dilakukan di Indonesia dengan alat yang mereka miliki.
"Kita terbuka kok, enggak ada yang ditutup-tutupi. Tapi kalau disuruh compare ke negara lain itu namanya ada MTA, material transfer agreement-nya. Tidak boleh material itu dibawa keluar, ada perjanjian luarnya," tutur Terawan.
Mengetahui respon Terawan, Marc Lipsitch pun kembali memberikan penjelasan.
"Kami tidak pernah bermaksud mengatakan bahwa Indonesia sedang menutup-nutupi suatu hal. Dari apa yang saya baca di media, test kit belum sampai di Indonesia hingga akhir periode penelitian kami,"
"Jika itu benar dan test kit adalah satu-satunya alat uji Indonesia, maka ini bukan bentuk menutup-nutupi, melainkan kurangnya alat uji," kata Marc Lipsitch.
Berikut adalah wawancara lengkap Nadhira Afifa dengan Professor Marc Lipsitch :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/terawan-prof.jpg)